Kacang Gude, Sumber Pangan Potensial di Lahan Kering
- 02 Mar 2026 11:31 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dunia ditengah terjadinya penyusutan lahan pertanian produktif, anomaly iklim, meningkatnya serangan organisme pengganggu tumbuhan dan tidak kestabilan geopolitik, menjadi isu ketahanan pangan sedemikian santer dibahas diseluruh dunia termasuk Indonesia.
Sumber pangan pokok masyarakat Bali adalah beras, namun adanya gejala pelandaian peningkatan provitas padi dan mengingat tingginya alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian khusunya lahan sawah serta meningkatnya jumlah penduduk menjadi ancaman nyata terhadap ketahanan pangan Bali. Oleh karena itu pemerintah terus melakukan upaya penggalian sumber pangan alternative sebagai pengganti atau substitusi pangan pokok guna menjaga ketahanan pangan masyarakat Bali.
Dikutip dari laman distanpangan.baliprov.go.id, Kacang Gude (Cajanus Cajan L Huth) yang di Bali lebih dikenal sebutan undis merupakan tanaman kacang kacangan yang memiliki nilai gizi cukup tinggi. Kacang Gude/undis sangat familiar dikalangan petani Bali. Biji kacang Gude dari komposisi kimia memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap dibandingkan dengan jenis kacang kacangan lainnya.
Tanaman Kacang Gude mampu tumbuh dengan baik pada dataran rendah, lahan sawah. Lahan kering maupun dataran tinggi sampai ketinggian 2000 meter diatas permukaan laut. Tanaman Gude dapat tumbuh pada tanah – tanah kurang subur dengan lapisan tanah yang tipis. Tanaman Kacang Gude menghendaki penyinaran penuh, tahan kekeringan tetapi tidak tahan terhadap curah hujan yang tinggi. Kacang Gude dapat ditanam pada awal, pertengahan maupun akhir musim hujan serta kemarau asalkan air mencukupi pada awal pertumbuhannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....