Anthurium Veitchii, Kemegahan "Sang Raja" dengan Daun Bergelombang
- 22 Feb 2026 17:44 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Jika Anthurium Warocqueanum dinobatkan sebagai sang ratu, maka dunia tanaman hias memiliki pasangannya yang tak kalah perkasa: Anthurium Veitchii, atau yang lebih dikenal dengan julukan "King Anthurium". Berasal dari hutan hujan tropis Kolombia, tanaman ini merupakan salah satu spesies paling dicari oleh kolektor kelas atas karena penampilannya yang maskulin dan megah.
Keunikan utama Veitchii terletak pada tekstur daunnya yang tidak dimiliki oleh jenis Anthurium lain, menjadikannya pusat perhatian di ruangan mana pun ia diletakkan. Karakteristik Sang Raja: Kekar dan Berotot.
Apa yang membuat Anthurium Veitchii menyandang gelar raja? Rahasianya ada pada anatomi daunnya yang unik dengan Efek "Ripped" (Berotot). Daun Veitchii memiliki guratan horizontal yang sangat tegas dan dalam, memberikan kesan bergelombang yang menyerupai perut "six-pack" atau susunan tulang rusuk.
Di habitat aslinya, daun Veitchii bisa tumbuh menjuntai hingga mencapai panjang 2 meter. Bahkan dalam perawatan dalam ruangan, daunnya bisa dengan mudah mencapai 60–90 cm. Berbeda dengan Waroc yang bertekstur beludru, Veitchii memiliki permukaan daun yang cenderung halus, tebal, dan memiliki kilau metalik yang kuat (leathery).
Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini strategi merawat Anthurium Veitchii agar berdaun maksimal. Meskipun dijuluki raja, Veitchii sebenarnya sedikit lebih toleran dibandingkan sang ratu (Warocqueanum). Namun, ia tetap membutuhkan lingkungan yang spesifik untuk mengeluarkan potensi terbaiknya.
Veitchii menyukai cahaya terang yang tersaring. Sinar matahari langsung adalah musuh utamanya karena dapat menyebabkan luka bakar permanen pada tekstur daunnya yang bergelombang. Letakkan di dekat jendela yang menghadap timur agar mendapat sinar matahari pagi yang lembut.
Sebagai tanaman epifit, akar Veitchii sangat tebal dan membutuhkan banyak oksigen. Jangan pernah menanamnya di tanah padat. Racikan media campuran orchid bark (kulit kayu), sphagnum moss, perlite, dan sedikit arang. Media yang chunky (kasar) akan mencegah pembusukan akar.
Kelembaban idealnya berada di angka 60-80%. Jika udara terlalu kering, daun baru seringkali kesulitan untuk keluar dari pelepahnya (stuck) atau bahkan robek saat mekar. Penyiraman dilakukan saat media tanam mulai terasa kering di permukaan.
Pastikan pot memiliki drainase yang sangat baik. Gunakan pot gantung atau letakkan di rak yang tinggi. Karena sifatnya yang menjuntai ke bawah, memberikan ruang vertikal akan membuat daunnya tumbuh lebih panjang dan tidak tertekuk di lantai.
Tips merawat anthurium veitchii yang baru tiba dari pengiriman online.
Tanaman yang baru datang, didiamkan dulu nggak ada perlakuan apapun, setelah 1 kali 24 jam baru kita siram. Selama 1 minggu penyiraman, hanya dilakukan sehari itu 1 kali, waktu penyiraman bisa pagi atau sore selama 1 minggu agar adaptasi di lingkungan barunya.
Selanjutnya kita atur dari 1 hari penyiraman bisa kedua harinya, sampai tanaman itu keluar daun baru tidak ada penurunan kondisi. Perhatikan daun baru yang muncul ukuran tidak kecil, pastikan lebih besar atau sama, nah itu tandanya tanaman ini sehat. Kalau ukuran daunnya kecil berarti ada masalah, kemungkinan penyiraman yang kurang ataupun pola penempatan yang terlalu panas.
Bila tanaman ini kena sinar matahari langsung dari pagi jam 7 sampai jam 9, akan berpengaruh pada karakter daun. Daun akan kelihatan pucat, warnanya nggak kelihatan segar dan kurang mengkilat.
Untuk menghindari tanaman terkena penyakit busuk daun perlu dilakukan penyemprotan dengan fungisida. Fungisida ini sebaiknya kita lakukan dalam 2 minggu sekali udah maksimal. Apabila sudah terlanjur kena busuk daun sebaiknya daun yang terinfeksi jamur ini dipotong agar tidak menular ke daun yang lain.
Mengapa Anthurium Veitchii Layak Dikoleksi? Selain nilai estetikanya yang tinggi, Anthurium Veitchii adalah investasi jangka panjang. Pertumbuhannya yang relatif lambat dan tampilannya yang semakin megah seiring bertambahnya usia membuat harga tanaman ini cenderung stabil dan tinggi di pasaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....