Meningkatkan Konsentrasi Anak Tanpa Memaksa

  • 24 Des 2024 09:20 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar : Fokus dan konsentrasi tidak hanya perlu untuk kebutuhan belajar dan kesuksesan anak di sekolah. Anak juga perlu melatih dan meningkatkan konsentrasi untuk kegiatan sehari-hari, contohnya saat membantu ibu berbelanja atau bermain dengan teman-temannya. Untuk memudahkan, berikut beberapa cara untuk meningkatkan dan melatih konsentrasi anak usia sekolah.

Mengutip dari Understood, masalah fokus pada usia anak akan menimbulkan dampak jangka panjang saat si Kecil dewasa. Anak bisa mengalami kesulitan belajar, berkomunikasi, dan beraktivitas sehari-hari. Sebelum terlambat, ibu bisa melatih dan meningkatkan konsentrasi anak usia sekolah dengan cara berikut ini.

1. Buat jadwal yang jelas

Pada dasarnya, lebih mudah bagi ibu untuk melatih konsentrasi anak dengan cara membuat jadwal yang jelas. Jika ada tugas dari sekolah, tuliskan ke dalam kolom yang sudah ibu buat beserta deadline atau waktu pengumpulannya. Ambil contoh, anak ada tugas menulis untuk hari Senin dan dikumpulkan hari Selasa.

2. Tidak memberi banyak tugas dalam satu waktu

Ibu bisa meningkatkan konsentrasi anak dengan cara memberi anak tugas sedikit dalam satu waktu. Terlalu banyak tugas justru membuat anak susah fokus dan pekerjaannya tidak akan optimal. Selama mengerjakan tugas, beri jeda setiap 10 menit, misalnya untuk anak bermain atau mengambil camilan.

3. Beri batasan waktu

Walau tugas sekolah anak hanya satu, bukan berarti ia harus mengerjakannya seharian. Ibu bisa mengatur waktu sebagai cara meningkatkan konsentrasi anak. Untuk mengetahuinya, ibu bisa mengatur waktu belajar setiap 10 menit dan istirahat 5 menit. Ciptakan suasana belajar yang anak sukai Ada tipe anak yang bisa fokus di tempat tenang, tetapi ada juga yang dapat fokus sambil mendengarkan musik. Sebaiknya tidak memaksakan anak belajar ketika ia tidak bisa fokus dengan kondisi tersebut. Hindari untuk meninggalkan anak sendirian. Ambil contoh, duduk di ujung kamar sambil memperhatikan si Kecil. Ini agar memudahkan anak untuk bertanya kepada ibu bila ada yang tidak ia mengerti.

5. Latih dengan mainan

Cara melatih konsentrasi anak tidak hanya dengan mengerjakan tugas, ibu bisa meningkatkan fokus si Kecil menggunakan mainan kesukaannya. Agar sesi latihan tidak terasa membosankan untuk anak, ibu bisa mengajaknya bermain puzzle, balok susun, atau rubik.

6. Olahraga bersama

Tidak hanya dengan permainan, ibu dapat melatih konsentrasi anak dengan olahraga bersama seperti bersepeda atau sepatu roda. Kegiatan di luar rumah akan membuatnya lebih segar setelah seharian di rumah. Sepeda dan sepatu roda bisa menjadi cara meningkatkan konsentrasi anak usia sekolah.

7. Beri penghargaan

8. Berikan makanan yang bisa meningkatkan konsentrasi

Tidak lupa untuk memberikan makanan yang bisa meningkatkan konsentrasi anak, seperti buah, sayur, dan ikan juga, ya, Bu agar gizi anak terpenuhi. Selain itu, hindari makanan tinggi gula atau makanan olahan yang dapat mengganggu konsentrasi dan energi anak. Memberikan perhatian dan dukungan yang tepat bisa menjadi cara untuk meningkatkan konsentrasi anak, yang akan membantu mereka dalam pendidikan dan kehidupan sehari-hari. Tingkat konsentrasi yang rendah atau kesulitan konsentrasi pada anak bisa menjadi tanda berbagai kondisi, termasuk beberapa yang mungkin memerlukan perhatian medis. Namun, kesulitan konsentrasi tidak selalu merupakan tanda kondisi yang berbahaya secara langsung. Ini bisa menjadi tanda bahwa anak membutuhkan perubahan lingkungan, bantuan, atau dukungan tambahan untuk mengatasi kesulitan yang mereka hadapi.

(Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita · General Practitioner)


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....