PIK Remaja Diresmikan di Sekolah Rakyat Karangasem
- 14 Sep 2026 15:23 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Karangasem - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN meresmikan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja) di Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Jumat 11 September 2026. Peresmian ini dirangkaikan dengan Workshop Kesehatan Mental Remaja untuk memperkuat pendampingan dan menciptakan ruang aman bagi generasi muda.
Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Kemendukbangga/BKKBN, Nopian Andusti, mengatakan PIK Remaja diharapkan menjadi wadah bagi siswa untuk memperoleh informasi, edukasi, konseling dan pendampingan dalam menghadapi berbagai tantangan masa remaja. "Kehadiran PIK Remaja diharapkan menjadi wadah bagi siswa untuk mendapatkan informasi, edukasi, konseling, serta pendampingan dalam menghadapi berbagai tantangan pada masa remaja, sekaligus mendorong mereka menjadi generasi yang sehat, tangguh, dan mampu merencanakan masa depan," tegas Nopian.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Ni Luh Gede Sukardiasih, mengatakan keberadaan PIK Remaja bukan sekadar peresmian fasilitas, tetapi menjadi ruang aman bagi remaja untuk bercerita, belajar dan berkembang. "PIK Remaja bukan sekadar peresmian papan nama, melainkan peresmian ruang aman bagi remaja untuk bercerita, belajar, dan tumbuh," ujarnya.
Ia menegaskan pembinaan remaja terus diperkuat melalui program Kependudukan dan Pembangunan Keluarga untuk mendorong generasi muda tumbuh menjadi generasi yang memiliki perencanaan masa depan. Sementara itu, Bupati Karangasem melalui Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Karangasem, I Wayan Ardika, menyambut baik peresmian PIK Remaja tersebut.
Menurutnya, keberadaan wadah konseling remaja relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda di Karangasem, termasuk masih tingginya angka pernikahan dini. Berdasarkan data yang disampaikan dalam sambutan Bupati Karangasem, angka ASFR usia 15–19 tahun di Karangasem pada 2025 mencapai 23,4. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan Bali sebesar 19,4 dan nasional sebesar 20,6.
Melalui PIK Remaja, pemerintah daerah berharap siswa memperoleh informasi dan pendampingan yang memadai sehingga mampu merencanakan kehidupan secara sehat dan bertanggung jawab. Kepala Sekolah Rakyat, I Putu Jaya Negara, menjelaskan sekolah tersebut merupakan bagian dari program pemerintah untuk membantu pengentasan kemiskinan melalui pendidikan bagi masyarakat pada desil 1 dan 2.
Sekolah Rakyat tersebut mulai beroperasi pada Juli 2026 dan saat ini memiliki 300 siswa, terdiri atas 9 siswa jenjang SD, 184 siswa SMP dan 107 siswa SMA. Di Provinsi Bali, telah terbentuk 404 PIK Remaja di jalur pendidikan maupun masyarakat. Program tersebut diperkuat Forum GenRe di tingkat provinsi dan sembilan kabupaten/kota, serta didukung 139 Duta GenRe dan jejaring Duta GenRe Desa.
Dengan hadirnya PIK Remaja di Sekolah Rakyat, pendampingan terhadap siswa diharapkan semakin kuat, terutama dalam aspek kesehatan mental, kesehatan reproduksi, serta perencanaan masa depan. Sinergi pemerintah, sekolah dan jejaring GenRe dinilai penting untuk membentuk generasi muda yang sehat, tangguh dan berkarakter.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....