KDKMP Jadi Prioritas, Kodim Gianyar Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan

  • 30 Agt 2026 11:13 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Gianyar - Percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terus menjadi perhatian jajaran TNI sebagai bagian dari dukungan terhadap program strategis pemerintah. Bertempat di Gedung KDKMP Banjar Ambengan, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Rabu 26 Agustus 2026 Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav Rizal Wijaya, S.H., M.I.P. bersama jajaran mengikuti Video Conference (Vidcon) Rapat Lanjutan Evaluasi Percepatan Pembangunan KDKMP di seluruh Indonesia.

Vidcon dipimpin Kaster Panglima TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi didampingi Dirut PT Agrinas Joao Angelo De Susa. Kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penyamaan langkah dalam mengejar target pembangunan KDKMP, mengingat program tersebut merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang membutuhkan sinergi dan pengelolaan secara terpadu di seluruh wilayah.

Dalam arahannya, Kaster Panglima TNI menyampaikan bahwa hingga 26 Agustus 2026 telah terdaftar sebanyak 38.310 lahan KDKMP di 38 provinsi, dengan target pembangunan mencapai 35.000 titik pada akhir September 2026 dan 60.000 titik hingga akhir Desember 2026. Para Dandim diminta mampu mengelola sumber daya dan mengawal percepatan pembangunan di wilayah masing-masing, termasuk menyelesaikan berbagai kendala lahan serta melakukan verifikasi terhadap titik-titik yang masih dalam proses pengajuan.

Rapat juga membahas penggunaan lahan TNI untuk mendukung pembangunan KDKMP yang sifatnya bukan hibah, melainkan pemanfaatan sementara. Selain itu, jajaran Kodam, Korem dan Kodim memaparkan perkembangan pembangunan, kesiapan operasional, pemenuhan sarana dan prasarana, mekanisme pencarian lahan serta berbagai langkah penyelesaian kendala di lapangan.

Paparan tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus tolok ukur bagi satuan lain dalam mempercepat pembangunan KDKMP di wilayah masing-masing. Perhatian khusus turut diberikan terhadap kondisi KDKMP yang terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan pemaparan Irdam Kodam IX/Udayana, terdapat 128 titik mengalami kerusakan ringan dan 73 titik mengalami kerusakan berat di wilayah Korem 161/Wira Sakti, sementara wilayah Korem 162/Wira Bhakti dan Korem 163/Wira Satya tidak terdampak. Data tersebut menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan dan pemulihan agar pembangunan maupun operasional KDKMP tetap dapat berjalan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....