Kenalan dengan Kalahara, Komunitas Anak Muda yang Ajak UMKM Kurangi Plastik Sekali

  • 30 Jun 2026 13:47 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar- Persoalan sampah plastik sekali pakai masih menjadi tantangan di Bali. Melihat kondisi tersebut, sekelompok mahasiswa LSPR Bali membentuk Kampanye Kalahara sebagai wadah edukasi yang mengajak masyarakat, khususnya generasi muda dan pelaku UMKM, untuk mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai melalui langkah-langkah sederhana.

Kampanye ini menjadi bagian dari dialog bertajuk Detoks Plastik, Bali Resik. Ketua Panitia Kampanye Kalahara, Rizqi Yudono, mengatakan gerakan tersebut lahir dari keresahan melihat tingginya penggunaan plastik sekali pakai di masyarakat.

"Kita sering melihat anak muda dan masyarakat di Bali masih menggunakan plastik sekali pakai saat berbelanja. Dari keresahan itu, kami ingin menghadirkan ruang diskusi yang santai agar masyarakat lebih peduli terhadap isu ini," ujar Rizqi.

Berbeda dengan kampanye lingkungan pada umumnya, Kalahara mengedepankan pendekatan yang lebih santai agar masyarakat tidak merasa digurui. Diskusi dikemas secara interaktif sehingga peserta dapat saling bertukar pengalaman sekaligus memahami dampak penggunaan plastik sekali pakai terhadap lingkungan.

Tak hanya menyasar masyarakat umum, Kalahara juga melibatkan pelaku UMKM karena dinilai memiliki peran penting dalam mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai. Melalui edukasi dan diskusi, para pelaku usaha didorong untuk mulai mempertimbangkan penggunaan alternatif kemasan yang lebih ramah lingkungan.

Melalui gerakan ini, Kalahara berharap semakin banyak anak muda yang terlibat dalam upaya menjaga lingkungan. Perubahan sederhana yang dilakukan secara konsisten diyakini mampu mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan mewujudkan Bali yang lebih bersih serta sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....