Merangkai Peluang dari Hobi dan Kreativitas
- 28 Mei 2026 13:43 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Hobi sering kali dianggap hanya menghabiskan banyak uang, padahal jika ditekuni dengan kreativitas, aktivitas ini bisa menjadi peluang besar yang menghasilkan keuntungan. Hal inilah yang diangkat dalam dialog "Kita Indonesia" di program Morning Vibes bersama narasumber Anak Agung Sagung Bintang Kumala Dewi.
Obrolan pagi ini membagikan kisah inspiratif tentang bagaimana kesenangan sederhana merangkai manik-manik dapat bertransformasi menjadi bisnis kerajinan tangan yang menjanjikan. Awalnya, aktivitas ini dijalani Agung Bintang hanya untuk mengisi waktu luang.
Namun, melihat tren fesyen anak muda yang dinamis, ia mulai menyeriusi bidang ini menjadi lini usaha mandiri untuk memproduksi aksesori pelengkap gawai dan perhiasan personal. Mengenai produk awal dan harga yang ditawarkannya, ia menjelaskan, yang dirangkai manik-manik untuk strap phone, buat gelang, cincin, manik-manik.
Produk-produk start cincin 5000, strap phone 25000." Menariknya, fenomena bisnis aksesori murah berdesain estetis ini sangat sejalan dengan konsep ekonomi yang dikenal sebagai lipstick effect.
Istilah yang pertama kali populer pada masa Depresi Besar ini menjelaskan dalam kondisi ekonomi yang menantang atau anggaran yang ketat, konsumen cenderung menahan diri dari membeli barang mewah yang besar, namun beralih ke barang hiburan atau aksesori kecil yang terjangkau untuk tetap menjaga penampilan dan kesenangan pribadi. Profesor ekonomi Juliet Schor dalam bukunya The Overspent American (1998) mengonfirmasi perilaku ini dengan menyatakan, pembelian kosmetik atau aksesori kecil yang mahal secara visual memberikan kepuasan instan dan status sosiologis tersendiri, tanpa harus menguras tabungan dalam-dalam.
Meskipun dibuat secara manual dengan ketelitian tinggi, produk kreasi Agung Bintang ini sengaja dijual dengan harga yang sangat ramah di kantong. Strategi harga yang terjangkau tersebut terbukti sangat efektif dalam menarik minat pelanggan, khususnya di kalangan remaja dan mahasiswa yang ingin tetap tampil modis tanpa harus mengeluarkan anggaran yang besar untuk perhiasan mahal.
Tidak ingin berpuas diri dengan produk yang ada saat ini, Agung Bintang sudah merencanakan langkah pengembangan bisnis yang matang untuk masa depan. Ia ingin menambah variasi produknya agar bisa menjangkau pasar yang lebih luas dan memberikan sentuhan estetika lokal yang khas melalui kreasi bunga. Terkait arah bisnisnya ke depan, ia membocorkan, kedepan pengen buat kalung, buket-buket kedepannya, single buket dari bunga anggrek jepun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....