Lonjakan Motor Warnai Arus Balik di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk

  • 31 Mar 2026 10:20 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Jembrana - Memasuki H+7 Lebaran 2026, pergerakan penumpang dan kendaraan di lintasan penyeberangan Jawa-Bali menunjukkan tren yang dinamis. Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran, tercatat adanya lonjakan signifikan pada sektor kendaraan roda dua, meskipun volume kendaraan besar cenderung melandai.

Manajer Humas ASDP Cabang Ketapang, Bintang Felfian, mengungkapkan bahwa pada periode 29 Maret 2026 (H+7), Pelabuhan Ketapang mencatat kenaikan penumpang sebesar 12,9% dibandingkan tahun lalu, dengan total 56.365 orang. Pemandangan mencolok terlihat pada volume kendaraan roda dua yang melonjak tajam hingga 57%, yakni mencapai 12.458 unit.

Sebaliknya, beberapa sektor mengalami penurunan yakni kendaraan roda empat sebanyak 4.995 unit atau turun 0,6%). Truk sebanyak 1.192 unit, turun 27,8%, dan bus, 412 unit atau turun 16,1%. Secara akumulatif dari H-10 hingga H+7, total penumpang yang menyeberang ke Bali mencapai 568.520 orang, sedikit menurun 2,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sebaliknya, arus dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Jawa pada H+7 relatif stabil dengan total 23.537 penumpang , turun tipis sebesar 0,2%. Namun, tren serupa terjadi pada kendaraan roda dua yang meningkat 45,5% atau sebanyak 1.828 unit.

Data agregat menunjukkan pergerakan dari Bali ke Jawa justru lebih masif secara total. Sejak H-10 hingga H+7, tercatat 725.924 penumpang telah masuk ke Pulau Jawa, naik 0,8% dibandingkan tahun lalu. "Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Gilimanuk ke Ketapang hingga H+7 mencapai 218.416 unit, atau tumbuh 3% dibandingkan realisasi tahun lalu," ujar Bintang Felfian.

Pihak ASDP terus memastikan kelancaran operasional di kedua pelabuhan guna mengantisipasi sisa arus balik yang diprediksi masih akan mengalir hingga akhir pekan ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....