Ketapang Membeludak, ASDP Pastikan Arus Balik Terkendali
- 30 Mar 2026 08:29 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Jembrana - Gelombang arus balik Lebaran 2026 di lintasan Ketapang–Gilimanuk mencapai titik didih. Sejak Minggu pagi 29 Maret 2026, ribuan kendaraan pemudik yang hendak kembali ke Pulau Dewata memicu antrean panjang hingga belasan kilometer. Meski demikian, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan urat nadi penyeberangan tetap berdenyut lancar.
Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, menegaskan bahwa seluruh armada dan personel telah disiagakan penuh untuk menghadapi lonjakan ini. Berdasarkan data per 29 Maret 2026, tercatat sebanyak 22.804 penumpang dan 6.401 unit kendaraan menyeberang hanya dalam kurun waktu 12 jam.
"Kami memastikan pelayanan tetap optimal. Armada siaga penuh, pengaturan arus dimaksimalkan, dan koordinasi lintas instansi diperkuat agar pengguna jasa tetap terlayani dengan baik," ujar Yossianis.
Untuk menjaga kelancaran di tengah keterisian pelabuhan yang menyentuh angka 90%, ASDP menerapkan beberapa langkah taktis, yakni memberikan prioritas kendaraan, seperti sepeda motor, mobil pribadi, dan bus didahulukan untuk menjamin kenyamanan perjalanan keluarga. Sedangkan kendaraan barang dialihkan sementara ke kantong parkir (buffer zone) seperti Terminal Sri Tanjung dan Bulusan guna menghindari penumpukan di dermaga.
Selain itu, pihaknya juga telah menerapkan pola operasional Tiba Bongkar Berangkat (TBB). Dari 32 kapal yang beroperasi, 18 di antaranya menerapkan pola TBB untuk mempercepat durasi bongkar muat. Tren kepadatan ini sejatinya telah terbaca melalui sistem Ferizy. Hingga H+6, sebanyak 135.256 unit kendaraan telah berhasil diseberangkan dari total reservasi 148.054 unit.
Secara kumulatif, sekitar 61% penumpang telah kembali ke Bali, menandakan puncak arus balik masih terus berlangsung secara bertahap. General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, menambahkan bahwa penggunaan buffer zone di Grand Watudodol dan area PT Pusri terbukti efektif meredam kepadatan di akses utama pelabuhan.
"Pengguna jasa pun kami imbau untuk tetap menjaga kondisi fisik dan memastikan telah memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan demi kelancaran bersama," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....