Salah Berucap Bisa Menyakiti Hati Orang Lain

  • 23 Jul 2024 17:18 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN Bukittinggi, Lisan merupakan anugerah yang Allah SWT berikan kepada manusia. Dengan lisan, manusia dapat mengkomunikasikan apa yang mereka rasakan di lubuk hatinya.

Sudah sepatutnya manusia menjaga lisan yang mereka miliki. Terkait hal ini, dalam surat Al Qaf ayat 18 Allah SWT berfirman:

مَّا يَلْفِظُ مِن قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ

Artinya: "Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir."

ketika kita berbicara dengan seseorang, jangan sampai kita menyakiti atau menyinggung perasaannya. siapa tau perkataan yang kita lontarkan telah menyakiti perasaanya. hal ini sering terjadi dalam kehidupan kita. dimana cara bicara yang blak blakan ternyata membawa pengaruh besar dalam sebuah hubungan. bisa jadi bagi kamu itu biasa saja. akan tetapi bagi orang lain belum tentu begitu. jadi pentingnya menjaga lisan dalam hal berbicara.

Keutamaan Menjaga Lisan bagi Kaum Muslimin

1. Dijauhkan dari Kebinasaan
Rasulullah SAW dalam sebuah hadits menjelaskan bahwa mereka yang tidak bisa menjaga lisannya akan binasa di akhirat kelak. Dikatakan juga wajah mereka akan tersungkur dalam neraka sebagaimana sabdanya ketika berbincang dengan Mu'adz bin Jabal RA,

"Maukah aku beritahukan kepadamu tentang kunci semua perkara itu?" Jawabnya: "Iya, wahai Rasulullah." Maka Beliau memegang lidahnya dan bersabda, "Jagalah ini". Ia bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah kami dituntut (disiksa) karena apa yang kami katakan?" Maka Beliau bersabda, "Celaka engkau. Adakah yang menjadikan orang menyungkurkan mukanya di dalam neraka selain ucapan lisan mereka?" (HR Tirmidzi)

2. Mendapat Ridha Allah SWT
Orang yang menjaga lisannya niscaya akan mendapat ridha Allah SWT. Hal ini sesuai dalam sebuah hadits yang berbunyi,

"Sesungguhnya seseorang berbicara dengan satu kalimat yang diridhai oleh Allah dan dia tidak menyangka akan sampai kepada apa (yang ditentukan oleh Allah), lalu Allah mencatat keridhaan baginya pada hari dia berjumpa dengan Allah." (HR Tirmidzi, Ibnu Majah, Imam Malik dan Ahmad)

3. Dekat dengan Rasulullah SAW di Surga
Menjaga lisan jadi fondasi suatu akhlak yang baik. Dengan akhlak yang baik itu maka akan membawa diri kaum muslimin dekat kepada Nabi Muhammad SAW di surga kelak.

"Sesungguhnya yang paling aku cintai di antara kalian dan yang paling dekat tempat duduknya denganku pada hari kiamat adalah kalian yang paling baik akhlaknya." (HR Tirmidzi)

4. Diganjar Surga
Mereka yang dapat menjaga lisannya dari perkataan buruk dan tidak berguna niscaya akan diganjar surga oleh Allah SWT. Nabi Muhammad SAW bersabda dalam sebuah hadits dari Sahl bin Sa'ad,

"Barang siapa yang dapat memberikan jaminan kepadaku tentang kebaikannya apa yang ada di antara kedua tulang rahangnya, yakni mulut atau lidah, serta antara kedua kakinya, yakni kemaluannya, maka saya memberikan jaminan surga untuknya." (HR Bukhari)

5. Memperoleh Kedudukan Tinggi sebagai Muslim
Dalam sebuah riwayat, Nabi SAW ditanya:

"Siapakah muslim yang paling utama?' Kemudian beliau menjawab, "Orang yang bisa menjaga lisan dan tangannya dari berbuat buruk kepada orang lain." (HR Bukhari)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....