BisKita, Angkot Gratis dari Terminal Terpadu-LRT Harjamukti

  • 09 Jul 2024 14:05 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Ada kabar baik untuk masyarakat Kota Depok yang hendak bepergian dari Terminal Terpadu atau Stasiun Depok Baru menuju Stasiun LRT di Harjamukti. Pasalnya, Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Perhubungan sebentar lagi bakal meluncurkan layanan angkutan dalam kota (angkot) gratis dengan armada BisKita TransDepok.

Saat ini BisKita masih dalam tahap uji coba hingga 14 Juli 2024. Per 15 Juli 2024 layanan BisKita sudah bisa dinikmati masyarakat secara gratis.

Azis Operator BisKita mengatakan, mulai 1-14 Juli BisKita masih dalam tahap uji coba trayek dari Terminal Terpadu-LRT Harjamukti. Trayek tersebut kata dia, memiliki panjang lintasan 33,7 KM pulang-pergi.

"Jadi dari sepanjangan trayek ini, BisKita akan berhenti menaikkan dan menurunkan penumpang di sebanyak 24 halte." tutur Azis kepada RRI di Terminal Terpadu Kota Depok, Jalan Raya Margonda, Selasa (9/7/2024).

Sejauh ini kata Azis, animo masyarakat cukup antusias menyambut layanan BisKita. Setiap melakukan uji coba, ada saja penumpang yang ikut armada, meskipun sebenarnya belum resmi dibuka untuk pelayanan umum.

"Sekarang gratis, mungkin nanti pas peresmian tanggal 15 Juli 2024 juga gratis kayaknya," ujar Azis.

Dilokasi yang sama, Rena salah satu calon penumpang BisKita mengaku baru pertama kali hendak mencoba layanan bis gratis dari BisKita. Dari Terminal Terpadu Kota Depok Rena hendak menuju Simpangan Depok dengan BisKita.

"Ini baru mau nyoba BisKita. Saya mau ke Simpangan Depok, di Jalan Raya Bogor," ucap Rena.

Rena menyebut mendapat informasi mengenai layanan BisKita melalui google. Setelah melihat armada BisKita, menurut Rena naik BisKita lebih nyaman karena ber AC.

"Kayaknya lebih nyaman naik BisKita, jadi kita ngga panas-panasan seperti di angkot," ucapnya.

BisKita merupakan program Buy The Service (BTS) hibah dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan. Tujuannya adalah untuk menarik kembali minat masyarakat menggunakan transportasi publik.

"Dengan adanya BisKita, kami berharap jumlah penggunaan mobil pribadi dari Depok menuju Jakarta berkurang. Ini kan bisa mengurangi kemacetan sekaligus mengurangi polusi udara," kata Ahmad Imaduddin, Kasie Angkutan Dalam Kota, pada Dinas Perhubunhan Kota Depok.

Imed sapaan Ahmad Imaduddin menjelaskan, BisKita dikelola oleh pihak ketiga Agra Mas, yang memenangkang tender pihak ketiga di e-catalog dengan anggaran Rp20 miliar. Dalam tender tersebut Agra harus menyiapkan 11 armada bis ukuran tiga perempat untuk trayek Terminal Terpadu-LRT Harjamukti.

"Jasa pelayanan pihak ketiga akan dibayarkan oleh Pemkot Depok berdasarkan layanan kilo meter. Sedangkan kepada masyarakat Depok layanan BisKita gratis." katanya.

Berikut 24 halte BisKita.

1. Saladin;
2. Balaikota II;
3. Apotik II;
4. Jalan Cempaka;
5. Griya Depok Asri II;
6. Pasar Segar II;
7. Panus II;
8. RS Hermina;
9. Raden Saleh II;
10. Sukmajaya II;
11. SDN Cipayung II;
12. Polsek Sukmajaya II;
13. Simpangan II;
14. Graha Prima;
15. Taman Manggis Indah II;
16. Simpang BBM;
17. RS Simpangan II;
18. Panasonic II;
19. DEPPEN RRI II;
20. Gang Nangka II;
21. Nurul Falah;
22. Cisalak II;
23. Pekapuran II;
24. RS Sentra Medika II.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....