Kue Putu 'Legend' 90-an Masih Eksis di Ternate
- 20 Jun 2024 19:56 WIB
- Ternate
KBRN, Ternate: Jajanan kue putu yang telah jaya sejak era 90-an masih sangat diminati pembeli. Penjual kue yang cukup melegenda ini pun kini masih terus eksis di Kota Ternate, Maluku Utara.
Kue berwarna hijau berbahan dasar tepung beras dan gula Jawa tersebut dikukus menggunakan uap didihan air.
Kue yang dicetak menggunakan bambu ini membuat hampir semua kalangan meminatinya. Hal ini karena proses pembuatannya yang cukup unik dan sederhana dengan durasi matang yang cepat.
Jika kue ini sudah matang, tidak langsung disantap melainkan dilumuri dengan parutan kelapa lebih dulu. Parutan kelapa membuat kue berwarna hijau ini semakin gurih ketika dinikmati.
Di Kota Ternate, 4 kue putu dijual seharga Rp5 ribu. Pembeli dapat mengetahui ada pedagang kue putu lewat ketika mendengar bunyi khas semacam siulan manusia.
Ditemui rri.co.id, Kamis (20/6/2024), Mahmud, pria asal Brebes, Jawa Tengah ini mengaku dagangannya diminati para remaja dan anak-anak.
“Saya jualan sejak tahun 2009 di Ternate dan selain saya ada juga Ade berdagang seperti saya. Kita jualan biasa selesai Zuhur hingga sore,” katanya.
Pria yang bermukim di Kelurahan Toboko, Kecamatan Ternate Selatan ini mengaku penghasilan tak menentu.
Untuk menyiapkan dagangannya, sehari ia biasa menyiapkan 4 kilo tepung beras dan gula Jawa. Namun, dari bahan-bahan yang disiapkan itu, kadang tak terjual habis.
“Namanya jualan kadang habis kadang tak menentu", ucapnya sembari berujar penghasilan yang ia dapat pun tak menentu.
"Hitungannya satu kilo tepung beras bisa dapat untung Rp100 ribu. Jika 4 kilo habis terjual, bisa memiliki keuntungan Rp400 ribu atau lebih,” katanya, menjelaskan.
Dia mengaku jualan yang dilakoninya sangat berisiko, jika tidak habis terjual bahan-bahan ini tidak dapat digunakan lagi.
“Jualan kue putu berisiko kalau nggak habis nggak bisa buat besok, harus dibuat baru. Tapi sebagai pedagang pasti ada untung ruginya,” ujar Mahmud, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....