Vetiver, Rumput Wangi Pencegah Tanah Longsor
- 16 Apr 2024 14:23 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas: Vetiver atau akar wangi adalah sejenis rumput yang jarang orang tahu bahwa tanaman tersebut memiliki banyak manfaat yang baik terhadap lingkungan hidup. Biasanya metode yang digunakan dengan menggunakan rumput vetiver ini diberinama metode vegetatif.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Kabupaten Banyumas, Anwar Burhani. Ia mengatakan dalam hal pencegahan longsor nyatanya ada tiga metode yang digunakan, tetapi vetiver yang paling efetif untuk saat ini.
"Jadi penanganan longsor ini ada tiga yaitu mekanika, kimia, dan ini melalui metode vegetatif. Yakni menggunakan vetiver yang cukup efektif dalam mencegah erosi dan tanah longsor," katanya saat diwawancarai RRI.
Anwar menjelaskan bahwa vetiver ini merupakan rumput yang memiliki batang yang keras. Bahkan, kekuatannya bisa mencapai 1/6 dari baja ringan.
Setelah diuji kekuatannya, akar rumput vetiver bisa menembus tanah hingga 2-4 meter. Walaupun tidak menghasilkan buah dan biji, tetapi tanaman ini tumbuh tertata dan terarah.
"Sehingga kalau pencegahannya seperti terasering maka ini akan tumbuh seperti pagar. Dapat menembus tanah yang keras dan kekuatan yang cukup bagus, tahan terhadap variasi cuaca baik cuaca hujan maupun panas," katanya, menjelaskan.
Sementara untuk bibit rumputnya sendiri anwar mengatakan didapat dari bantuan komunitas di bawah Kementerian Kehutanan yang memiliki bibit di Banjarnegara. Hingga sampai saat ini BPBD telah melakukan menanaman vetiver di beberapa titik rawan longsor di beberapa kecamatan di Banyumas.
"Bibit yang kami dapatkan langsung kami tanam di lokasi sasaran. dan juga beberapa kita semai atau diperbanyak agar bisa mendapatkan anaknya bisa dimanfaatkan kembali," kata Anwar.
Harapannya kedepan masih banyak lagi tempat-tempat longsor yang bisa dicegah dan pemulihannya dengan menggunakan vetiveri. Mengingat hampir 50 persen kejadian longsor terjadi di Banyumas,dan berharap penyemaian vetiver lebih ditingkatkan lagi," ujarnya, menambahkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....