Kelezatan Buras, Hidangan Khas Bugis yang Menggoda Selera di Hari Raya Idul Fitri
- 13 Apr 2024 10:03 WIB
- Nunukan
KBRN Nunukan: Di tengah meriahnya perayaan Idul Fitri, hidangan khas Bugis, yaitu buras, menjadi primadona di meja makan keluarga Bugis di berbagai belahan Indonesia.
Salah seorang pembuat buras di Sebatik Timur, Nuralang mengatakan, Buras terbuat beras yang di campur santan dan perasa kemudian dibungkus dengan daun pisang dan dimasak hingga matang. Buras dapat bertahan hingga 3 hari lamanya.
“Buras ini makanan khas orang bugis nak, biasanya ada di momen seperti idul fitri dan idul adha, cara membuatnya masih tradisional, tapi bisa tahan hingga 3 hari.” Ungkapnya (Sabtu, 13 April 2024)
lanjut Nuralang, selain menjadi hidangan wajib di meja makan saat lebaran, buras juga memiliki makna mendalam bagi masyarakat Bugis.
"Buras ini biasanya untuk kesederhanaan, kehangatan, dan kebersamaan dalam momen suci Idul Fitri, serta menjadi simbol persatuan dan kerukunan antar anggota keluarga," katanya.
Saat ini, buras telah menjadi bagian dari keanekaragaman kuliner Indonesia, merayakan persatuan dalam perbedaan budaya. Tidak hanya enak disantap saat lebaran, buras juga sering dijadikan sebagai oleh-oleh untuk keluarga dan teman saat berkunjung ke rumah. (Fery Herdiansyah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....