Keindahan Gua Batu Lubang di Sagea Diintai Ancaman

  • 14 Okt 2023 19:32 WIB
  •  Ternate

IKBRN, Weda: Gua Batu Lubang atau familier dengan sebutan Gua Bokimaruru di Halmahera Tengah memiliki keindahan yang luar biasa. Selain itu, gua yang berada di Desa Sagea, Kecamatan Weda Utara juga mempunyai keunikan geologi.

Tim Indonesia Speleology Society, Azis Fardhani Jaya, mengatakan Gua Batu Lubang memiliki banyak hal unik yang bisa dipelajari. Seperti panjang dan luasnya sekitar 7,6 kilometer dan lorong yang memiliki riwayat banjir karena mempunyai sungai bawah tanah.

Serta lorong gua yang masih mengalami karstifikasi dengan baik, sehingga bisa ditemukan batuan yang berwarna putih seperti kristal di dalamnya.

Keindahan Gua Batu Lubang/Bokimaruru. Foto: Aziz Fardhani Jaya (FWI/ISS).

Dia menambahkan, di balik tampilannya yang memesona, Batu Lubang juga menyimpan ancaman. Salah satunya adalah adanya pariwisata massal yang tidak mengindahkan ketentuan penelusuran gua dan keselamatan yang baik.

"Terlihat ada sampah dan vandalisme di dalam gua. Selain itu adanya aktivitas tambang, ke depan akan mengancam kualitas air yang masuk ke dalam sungai bawah tanah Batu Lubang" kata Aziz usai penelusuran gua bersama RRI Ternate, Indonesia Speleology Society, KPA Bokimoruru, dan Koalisi Save Sagea, Selasa (3/10/2023).

Vandalisme di salah satu sudut gua. (Foto: Mario Panggabean)

Senada, Perwakilan Koalisi Save Sagea, Adlun Fiqri, menyampaikan rasa takjubnya tatkala menelusuri lorong Gua Batu Lubang.

"Saya takjub melihat keindahan Gua Bokimoruru (Batu Lubang). Ini merupakan pengalaman pertama saya menelusuri gua dengan tim ahli penelusuran gua", ujarnya.

Meski begitu, rasa prihatin akan ancaman yang mengintai keindahan kawasan karst dan daerah aliran Sungai Sagea pun dikemukakan Adlun. "Ada 2 ancaman besar, pertama karena wisata massal yang akan menggangu keseimbangan ekosistem karst", ucapnya.

"Dan ancaman lainnya yaitu kawasan Karst Sagea terbebani dengan izin usaha pertambangan", kata dia.

Selaku warga Halmahera Tengah, dia berharap agar pemerintah menjaga kelestarian karst dan daerah aliran sungai Sagea agar tetap terpelihara. Karena masyarakat sekitar masih bergantung pada manfaat lingkungan sungai dan Karst Sagea.

"Kami berharap kepada pemerintah untuk melakukan evaluasi kebijakan di bidang pertambangan", ucapnya, berharap.

Oleh: Mario Panggabean


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....