Sekolah Wanita Tani Papringan Belajar Sistem Hidroponik DFT dan Aquaponik

  • 29 Sep 2023 15:10 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Purwokerto: Kelompok Mahasiswa Pencinta Alam (MPPA) Carya Bhuana dari Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman memberikanbeberapamateriterkaitpertaniandalam pendampingan terhadap Kelompok Wanita Tani (KWT) Seruni Indah di Desa Papringan.

Setelah mendampingi pengelolaan limbah ternak menjadi pupuk organik dan memanfaatkanuntukbudidayasayuran dan buah, tim ini kini memperkenalkan metode pertanian modern, yakni hidroponik Deep Flow Technique (DFT) dan Aquaponik yang memanfaatkan ikan lele sebagai bagian dari sistem pertanian yang terintegrasi.

Program ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan di Desa Papringan dan memberdayakan KWT Seruni Indah dalam mengelola lahan marginal yang sebelumnya sulit untuk dijadikan lahan produktif. Bambang Raino Zaenab, Ketua Tim PPK Ormawa Carya Bhuana, menjelaskan, "Kami ingin menghadirkan teknologi modern dalam pertanian ke Desa Papringan. Dengan metode hidroponik DFT dan Aquaponik, kami berharap KWT Seruni Indah dapat menghasilkan tanaman yang lebih berkualitas dengan efisiensi air yang lebih tinggi.Terlebihdenganmusimkemarau yang agakpanjangsaatini".

Tim beranggotakan Rainy Giftamarini,Gian Jati Mada, Guyup Astuti, Hafif Luqman Hakim, Kevin Zaki Prabowo, Mahendra Alfiqih, Muhammad Arfian Praniza, Muhammad Iqbal, M. Syarif Hidayatuloh, Naufal Ihsandifa Lestyaputra, Rani Alja Putri, Rizal Trianto, Salsa Shahra Shahita, dan Saofi Amalia, serta Ni Wayan Anik Leana, S.P., M.P. selaku dosen pembimbing ini berharap program yang dilaksanakan dapat memberikan dampak yang positif bagi anggota KWT.

“Kelebihansistem DFT adalahadanyagenangan air, jadisaatlistrikmati, anggota KWT tidakperlukhawatirtanamanakanlayukarenatidakmendapat air nutrisi”, terang Rainy salah satuanggotatim.

Sementara itu, aquaponik adalah metode yang menggabungkan budidaya ikan dengan pertanian hidroponik, di mana air yang digunakan untuk budidaya ikan mengandung nutrisidarikotoranikandigunakan oleh tanaman, menciptakan siklus yang berkelanjutan.

KWT Seruni Indah dengan antusias menerima pendampingan ini. "Kami sangat senang dengan pengenalan teknologi hidroponik dan aquaponik ini. Awalnya kami kirasusahmelakukanbudidayahidroponik, setelahdidampingiadik-adikdariUnsoedternyatacukupmudah", jelas Bu Nani, Ketua KWT Seruni Indah.

Tim yang terdiri dari mahasiswa dan dosen pembimbing ini berharap program pertanian modern ini akan memberikan dampak positif bagi anggota KWT. Mahendra Alfiqih, salah satu anggota tim, menambahkan, "Semoga hasil kegiatan pertanian terintegrasi ini bisa memberikan sumber pangan sehat bagi keluarga dan meningkatkan perekonomian KWT. Kami berkomitmen untuk terus mendukung mereka dalam mengembangkan pertanian modern ini."

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....