HUT IWAPI, Senator Hartono Harapkan Dongkrak Ekonomi Lokal

  • 10 Feb 2026 11:28 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Senator DPD RI asal Papua Barat Daya, Hartono, berharap Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) di Papua Barat Daya dapat terus berperan sebagai penggerak utama pengembangan UMKM dan ekonomi lokal di Papua Barat Daya.

Hal tersebut disampaikan Hartono saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 IWAPI yang digelar DPD IWAPI Papua Barat Daya di Sekretariat Ikaswara Km.12, Kota Sorong, Selasa 10 Februari 2026.

Dalam momentum HUT IWAPI ke-51, Hartono menekankan pentingnya peran organisasi perempuan pengusaha dalam memperkuat ekonomi daerah, khususnya melalui pengembangan UMKM yang digerakkan oleh perempuan.

“IWAPI diharapkan menjadi pelopor pengembangan UMKM, khususnya yang dikelola perempuan, untuk memperkuat ekonomi lokal sekaligus menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, IWAPI juga diharapkan mampu mendorong pemberdayaan perempuan melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan usaha yang efektif dan berkelanjutan.

Menurut Hartono, peningkatan kapasitas, kreativitas, serta daya saing pengusaha perempuan daerah harus menjadi fokus utama, termasuk dalam pemanfaatan dan adopsi teknologi digital dalam pengembangan usaha.

Ia juga menilai IWAPI memiliki peran strategis sebagai mitra sinergis pemerintah daerah dalam merumuskan dan menjalankan program pembangunan ekonomi masyarakat.

“IWAPI diharapkan aktif bersinergi dengan pemerintah daerah dalam merumuskan dan melaksanakan program kerja yang terarah, terukur, dan berkelanjutan untuk kemajuan daerah,” katanya.

Lebih lanjut, Hartono berharap pengembangan usaha yang dilakukan IWAPI dapat berkontribusi dalam menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Papua Barat Daya.

Melalui penguatan kemandirian ekonomi masyarakat, menurutnya, IWAPI dapat menjadi salah satu motor penggerak peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Selain itu, IWAPI juga diharapkan mampu mendorong inovasi usaha di berbagai sektor unggulan daerah, seperti pertanian, perikanan, serta ekonomi kreatif, guna memaksimalkan potensi ekonomi lokal.

Hartono juga menekankan pentingnya penguatan jaringan bisnis antaranggota IWAPI, baik di tingkat daerah maupun nasional, sebagai upaya meningkatkan daya saing usaha perempuan Papua Barat Daya.

Sementara itu, DPD IWAPI Papua Barat Daya, Ramlah Alyafie mengatakan bahwa DPD IWAPI Papua Barat Daya ikut merayakan HUT IWAPI ke-51 secara nasional, seiring usia organisasi di wilayah tersebut yang baru berjalan sekitar satu tahun. Perayaan ini menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperluas jaringan pembinaan pelaku UMKM.

Saat ini, jumlah UMKM yang tergabung di IWAPI Papua Barat Daya masih sekitar ratusan. Hal ini karena keberadaan IWAPI di provinsi tersebut masih tergolong baru.

"Ke depan, IWAPI akan fokus melakukan konsolidasi dengan pemerintah daerah untuk membantu UMKM naik kelas melalui pelatihan, pendampingan akses modal, serta dukungan pemasaran produk. Selain itu, IWAPI juga tengah mengupayakan pendanaan untuk membentuk inkubasi UMKM pemula bagi masyarakat yang memiliki keterampilan usaha namun belum memiliki modal," ucap Ramlah.

Perayaan HUT IWAPI ke-51 tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau, jajaran Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, Ketua TP-PKK Papua Barat Daya, Ketua BKOW Papua Barat Daya, Ketua Dharma Wanita Persatuan Papua Barat Daya, serta sejumlah organisasi perempuan di Papua Barat Daya.

Momentum HUT IWAPI ke-51 diharapkan menjadi penguat komitmen IWAPI dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah melalui pemberdayaan perempuan dan penguatan UMKM di Papua Barat Daya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....