Palu Hadirkan Pra-Event Hari Peduli Sampah Nasional 2026
- 30 Jan 2026 13:42 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Pemerintah Kota Palu melaksanakan Pra Event Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026 tingkat Kota Palu, Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan berlangsung di area konservasi Mangrove kawasan Dupa Layana Indah, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Save Our Mangrove From Trash” yang diwujudkan melalui aksi bersih pungut sampah di sepanjang pesisir kawasan konservasi Mangrove. Aksi ini bertujuan meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga ekosistem pesisir dari ancaman pencemaran sampah.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu, Ibnu Mundzir, mengatakan bahwa secara nasional peringatan HPSN 2026 dimulai pada Februari. Namun, Pemerintah Kota Palu memilih bergerak lebih awal karena kondisi Kota Palu sempat viral akibat tumpukan sampah kiriman yang terbawa angin barat.
“Situasi ini cukup berbahaya bagi kawasan pesisir, khususnya di Kelurahan Layana Indah. Mangrove sangat rentan dan bisa mati akibat tertutup atau tercemar sampah,” ucapnya.
Ibnu menjelaskan, kegiatan Pra Event HPSN ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari perguruan tinggi, TNI-Polri, perangkat daerah, hingga komunitas masyarakat. Gerakan ini menjadi ajakan bersama untuk menjaga “beranda rumah” Kota Palu, yakni wilayah pesisir.
“Minimal kalau tidak bisa membersihkan, jangan mengotori. Sampah-sampah ini rata-rata bukan hanya berasal dari Kota Palu, karena ada 11 sungai yang bermuara ke Teluk Palu dan sebagian hulunya berada di luar wilayah kota,” ucapnya.
Baca Juga: Disperdagind Palu Pastikan Jaga Stabilitas Harga Selama Ramadhan
Menurut Ibnu, sampah yang tidak tertangani dari daerah hulu akhirnya masuk ke Teluk Palu dan mencemari kawasan pesisir. Kondisi tersebut menjadi tantangan serius dalam menjaga ekosistem Mangrove dan lingkungan laut.
Ibnu berharap kegiatan ini dapat menjadi tren positif ke depan, sehingga kepedulian terhadap kebersihan lingkungan tidak hanya muncul saat momentum peringatan tertentu. Ia menekankan pentingnya peran komunitas dan masyarakat dalam menjaga kebersihan secara berkelanjutan.
“Mudah-mudahan hasil kegiatan hari ini bisa kita evaluasi bersama dan menjadi dasar untuk menentukan rencana aksi ke depan dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan pesisir dan Mangrove di Kota Palu,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....