Pemkot Baubau Perkuat Kesiapsiagaan Mitigasi Bencana
- 06 Jan 2026 12:33 WIB
- Baubau
KBRN, Baubau: Pemerintah Kota Baubau menegaskan komitmennya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, seiring kondisi cuaca dan iklim yang semakin tidak menentu.
Hal ini mengemuka dalam rapat koordinasi mitigasi bencana yang melibatkan lintas instansi, mulai dari TNI-Polri, BPBD, Basarnas, BMKG, KSOP, Damkar dan Penyelamatan, PUPR, Satpol PP hingga Dishub Kota Baubau di Ruang Rapat Wali Kota, Selasa (6/1/2026).
Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu di konfirmasi usai pertemuan mengatakan rapat tersebut difokuskan pada pertukaran informasi terkini, terutama terkait peringatan cuaca dari BMKG dan potensi risiko bencana di wilayah kepulauan seperti Baubau.
Menurutnya, meski karakter alam tiap daerah berbeda, kesiapsiagaan harus dibangun sejak dini agar dampak bencana dapat diminimalkan.
“Kita melihat di banyak daerah di Indonesia bahkan di belahan dunia lain terjadi bencana yang masif. Mudah-mudahan itu tidak terjadi di Baubau, tetapi kesiapsiagaan tetap harus kita bangun,” ujar Hamsinah.

Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu Pimpin Pertemuan Bahas Mitigasi Bencana Alam, di Ruang Rapat Wali Kota Baubau, Selasa (6/1/2026) (Foto: RRI/Arul)
Ia menekankan, penanggulangan bencana tidak bisa berjalan sendiri-sendiri meskipun masing-masing instansi telah memiliki tugas pokok dan fungsi. Karena itu, koordinasi terintegrasi dan pelatihan bersama secara berkala menjadi kebutuhan mendesak agar seluruh pihak tidak canggung saat menghadapi situasi darurat di lapangan.
Dalam rapat tersebut, potensi bencana yang menjadi perhatian antara lain angin puting beliung, kecelakaan laut, serta risiko wisata alam di sungai, bendungan, dan perairan terbuka.
Khusus sektor transportasi laut, Pemkot Baubau mendorong peningkatan standar pelayanan dan keselamatan, terutama di pelabuhan yang menjadi domain pemerintah kota.
“Semua armada laut yang beroperasi dan bersandar di pelabuhan wilayah Kota Baubau harus melengkapi diri dengan life vest atau pelampung yang cukup. Ini bagian dari upaya kita memberi jaminan keamanan bagi masyarakat,” tegasnya.
Selain penguatan sarana keselamatan, Pemkot Baubau juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak bepergian di tengah cuaca yang sulit diprediksi, baik melalui jalur laut maupun ke lokasi wisata berisiko.
Pemerintah berharap langkah-langkah ini menjadi bagian dari peningkatan pelayanan publik sekaligus perlindungan maksimal bagi warga dan pendatang di Kota Baubau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....