Tutup Tahun 2025, Bupati Bangkalan Rotasi 29 Pejabat
- 31 Des 2025 13:29 WIB
- Sampang
KBRN, Bangkalan: Menutup akhir tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Bangkalan resmi merotasi 29 pejabat struktural di lingkungan birokrasi daerah yang bertempat di Pendopo Agung setempat. Rabu (31/12/2025)
Bupati Bangkalan Lukman Hakim menegaskan rotasi pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan dilakukan dengan mempertimbangkan kesinambungan perencanaan dan penyelesaian tugas organisasi perangkat daerah (OPD). Mutasi tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa karena masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan pada tahun 2025, sekaligus penyusunan perencanaan untuk tahun 2026.
BACA JUGA: Pengamanan Wisata Nataru di Sampang Libatkan Lintas Instansi
“Kalau diputus di tengah jalan, takutnya ada pekerjaan yang tidak selesai. Karena itu, kami biarkan dulu tugas-tugas OPD diselesaikan, sehingga di 2026 pejabat yang baru benar-benar siap melanjutkan program,” ujar Bupati Lukman Hakim.
BACA JUGA: Pantai Lon Malang Sampang, Destinasi Favorit Libur Nataru
Ia menambahkan, pejabat yang dilibatkan dalam perencanaan 2026 sudah mengikuti proses sejak awal, sehingga tidak ada keputusan yang tiba-tiba. Rotasi juga dilakukan sebagai bentuk penyegaran, terutama bagi pejabat yang sudah lama menduduki jabatan tertentu.
BACA JUGA: Warga Sampang Gelar Penanaman Pohon
“Misalnya ada yang sudah lebih dari lima tahun menjabat, tentu perlu penyegaran. Tapi rotasi tidak berarti langsung memutus hubungan dengan posisi sebelumnya, karena tetap ada kesinambungan tugas,” jelasnya.
Jumlah pejabat yang dirotasi mencapai 29 orang, meliputi sektor pertanian, pariwisata, dan lingkungan hidup. Bupati juga menyebutkan bahwa pada tahun 2026 akan ada lebih banyak pejabat yang memasuki masa pensiun, sehingga diperlukan penataan lebih lanjut.
Untuk mengisi jabatan yang kosong, pemerintah daerah menunjuk pejabat pelaksana tugas (PLT). Penunjukan PLT dilakukan secara khusus dengan mempertimbangkan kemampuan individu dalam menyelesaikan persoalan di OPD masing-masing.
“PLT bisa dari pejabat yang ada, bahkan bisa dari wakil bupati atau saya sendiri jika memang diperlukan. Karena ini butuh orang-orang yang betul-betul mampu,” tambah bupati dengan nada optimis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....