Bandara DEO Sorong Siap Hadapi Libur Nataru

  • 19 Des 2025 10:07 WIB
  •  Sorong

KBRN, Sorong:Bandara Udara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong, Papua Barat Daya, menggelar apel pembukaan Posko Terpadu Angkutan Udara Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan dalam rangka memastikan kelancaran, keamanan, dan keselamatan transportasi udara selama masa libur Nataru.

Kepala Bandara DEO Sorong, Asep Sukarjo, mengatakan bahwa pembentukan posko terpadu ini merupakan arahan langsung dari Kementerian Perhubungan dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan di lingkungan bandara.

“Kalau ini sudah acara rutin ya setiap tahun. Dalam setahun ada dua momen besar, yaitu Lebaran dan Natal-Tahun Baru. Arahan dari Menteri, kita harus guyup bersama semua stakeholder yang ada,” ujar Asep Sukarjo. Saat diwawancarai kamis (18/12/25).

Menurutnya, bandara bukan hanya milik satu institusi, melainkan tanggung jawab bersama seluruh unsur yang terlibat dalam satu siklus penerbangan.

“Bandara ini bukan kita punya sendiri, bandara ini kita punya semua. Ada banyak komponen yang terlibat di dalamnya. Transportasi udara itu bukan hanya punya bandara, tapi punya semua bapak-bapak ini,” jelasnya.

Asep menegaskan bahwa satu siklus penerbangan melibatkan berbagai pihak, mulai dari regulator, pengelola bandara, hingga operator penerbangan.

“Baik secara regulasi, penataan, maupun operatornya. Jadi setiap setahun dua kali pasti melibatkan semua, termasuk pihak Skyshore dan stakeholder lainnya,” tambahnya.

Terkait keberadaan posko terpadu, Asep menjelaskan bahwa fungsinya lebih kepada pelayanan dan bantuan kepada penumpang, terkait penerbangan, pelayanan kesehatan, dan hal-hal lain yang dibutuhkan.

Untuk lonjakan penumpang menjelang Natal dan Tahun Baru, Asep mengakui adanya peningkatan, namun pihak bandara tidak mencatat langsung jumlah penumpang.

“Memang terjadi lonjakan penumpang. Tapi yang lebih tahu seberapa besar lonjakannya itu adalah para operator. Kami tidak masuk ke sistem data penumpang, kami hanya menyediakan fasilitas untuk penumpang dan operator,” jelasnya.

Ia menyebutkan untuk data penumpang maskapai penerbangan lebih berwenang menyampaikan data peningkatan penumpang.

“Kalau soal angka lonjakan, lebih tepat ditanyakan langsung ke operator. Kalau kami menyampaikan data, takutnya salah,” ujarnya.

Meski demikian, pihak bandara terus melakukan antisipasi agar pelayanan tetap berjalan optimal. Hingga adanya penerbangan ekstra.

Dengan dibukanya posko terpadu ini, diharapkan seluruh rangkaian angkutan udara selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Bandara DEO Sorong dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....