Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Dorong Reformasi Pelayanan Publik

  • 18 Nov 2025 09:41 WIB
  •  Surabaya

‎‎‎KBRN, Sidoarjo : Suasana haru dan bahagia menyelimuti Parkir Timur GOR Delta Sidoarjo saat 3.862 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu resmi menerima SK pengangkatan. Di tengah langit kelabu dan mendung pekat, ribuan wajah penuh harapan itu mengikuti prosesi penyerahan SK secara digital oleh Bupati Sidoarjo Subandi bersama Kepala BKN RI, Prof. Zudan Arif Fakrulloh.‎

‎Momentum ini menjadi penantian panjang para tenaga PPPK yang selama bertahun-tahun mengabdi di berbagai sektor pelayanan publik. Penyerahan SK turut disaksikan Plt. Kepala Kanreg II BKN Surabaya, Sekretaris Daerah Sidoarjo, serta jajaran Forkopimda.

‎Bupati Sidoarjo H. Subandi menegaskan bahwa pengangkatan massal tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan tonggak penting pembangunan SDM aparatur yang modern dan adaptif.‎

‎“Seluruh ASN dan PPPK Sidoarjo harus bekerja tidak hanya dengan kompetensi, tetapi juga dengan hati, empati, dan akhlak. Semangat kita adalah melayani bangsa,” tegas Subandi dalam keterangan yang diterima, Selasa (18/11/2025).‎

‎Ia menambahkan, aparatur dituntut memahami sistem pemerintahan modern agar mampu bersaing dan menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks.‎

‎“Dengan empati, integritas, dan kolaborasi, kita ingin ASN Sidoarjo menjadi penggerak perubahan, bukan sekadar pelaksana administratif,” lanjutnya.‎

‎Dukungan serupa disampaikan Kepala BKN RI, Prof. Zudan Arif Fakrulloh. Ia memuji langkah progresif Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memperkuat SDM aparatur daerah melalui pengangkatan PPPK Paruh Waktu dalam jumlah besar.

‎“Mari bersama-sama menjaga kepercayaan masyarakat melalui kinerja yang jujur, profesional, dan berintegritas. Sidoarjo memiliki potensi besar, dan itu hanya dapat diwujudkan jika seluruh aparatur bersatu dan saling menguatkan,” ujar Zudan.‎

‎Pelantikan 3.862 PPPK Paruh Waktu ini disebut menjadi langkah strategis mempercepat peningkatan kualitas layanan publik. Mereka nantinya ditempatkan di berbagai sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan teknis yang menjadi tulang punggung birokrasi daerah.

‎Dengan penguatan SDM aparatur di tingkat daerah, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan komitmennya menuju tata kelola pemerintahan yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan mendorong pelayanan publik yang semakin dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....