Delapan Kepala Suku Dilantik, Masyarakat Meepago Kukuhkan Persatuan
- 23 Okt 2025 14:31 WIB
- Nabire
KBRN, Nabire: Pelantikan delapan kepala suku wilayah adat Meepago di Nabire, Papua Tengah, menjadi simbol persatuan masyarakat adat dalam memperkuat kedamaian dan pembangunan daerah.
Kepala Suku Besar Meepago, Melkias Keiya, mengatakan pelantikan ini tidak sekadar seremonial, melainkan bentuk komitmen bersama untuk memperkuat peran adat dalam mendukung program pemerintah dan menjaga perdamaian di Tanah Papua.
“Saya harap delapan kepala suku yang dilantik dapat bermitra dengan pemerintah dalam menjalankan program pemerintah pusat dan daerah, serta bekerja sama dengan TNI-Polri untuk menciptakan perdamaian,” ujar Melkias Keiya.
Prosesi pelantikan yang digelar di Aula PUPR Jalan Merdeka Karang Mulia, Rabu (22/10/2025), berlangsung khidmat dengan dihadiri para tokoh masyarakat dan unsur pemerintahan daerah.
Sementara itu, Sekretaris Umum Kepala Suku Besar Wilayah Adat Mepago, Yahuda Edowai, menegaskan bahwa kepengurusan baru ini dibentuk untuk memperkuat struktur adat serta melindungi masyarakat dari berbagai aspek sosial dan budaya.
“Kepala suku besar dan pengurus adat memiliki tanggung jawab menjaga keamanan, ketertiban, serta mengawal hak-hak masyarakat adat. Kami juga akan menyusun peraturan hukum adat dan peradilan adat untuk menyelesaikan sengketa secara damai,” jelas Yahuda Edowai.
Melalui pelantikan ini, diharapkan para kepala suku mampu menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan di Papua Tengah. Upaya tersebut juga menjadi langkah konkret memperkuat tatanan adat dan mempererat solidaritas masyarakat di wilayah Meepago. (Nur Febriana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....