Catur Marga Jalan Menuju Moksa
- 18 Okt 2025 09:35 WIB
- Denpasar
KBRN Denpasar : Dalam siaran Surya Puja di Pro 4 RRI Denpasar, edisi Jumat, (17/10/2025), penyuluh agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, Ni Wayan Nurhayati, membawakan topik bertajuk Meniti Jalan Menuju Moksa. Ia menjelaskan bahwa moksa merupakan tujuan tertinggi dalam ajaran Hindu, yaitu kebebasan jiwa dari keterikatan duniawi dan penyatuan dengan Brahman, Tuhan Yang Maha Esa.
Menurutnya, jalan menuju moksa dapat ditempuh melalui berbagai cara, namun semua berawal dari niat tulus dan kesadaran untuk membebaskan diri dari pengaruh tri guna, sifat alam berupa sattwam, rajas, dan tamas. “Membebaskan diri dari pengaruh triguna merupakan usaha yang berat, tetapi dapat dilakukan dengan kesabaran dan pengendalian diri,” jelas Nurhayati.
Dalam penjelasannya, penyuluh agama Hindu Kota Denpasar tersebut memaparkan tiga tingkatan moksa, yakni Jiwan Mukti (kebebasan yang dicapai semasa hidup), Videha Mukti (kebebasan setelah meninggalkan raga, namun masih terpengaruh maya tipis), dan Purna Mukti (kebebasan sempurna, ketika atman sepenuhnya menyatu dengan Brahman). Ia juga menambahkan bahwa moksa dapat diklasifikasikan menjadi empat jenis: samipya, sarupya, salokya, dan sayujya, yang menggambarkan kedekatan dan penyatuan bertahap antara atman dan Tuhan.
Lebih lanjut, Nurhayati menegaskan bahwa tubuh manusia adalah sarana penting untuk mencapai moksa. “Tubuh ini adalah alat untuk mencapai moksa, karena melalui tubuh manusia seseorang dapat berbuat kebajikan dan berbakti kepada Tuhan,” ujarnya.
Untuk mencapai moksa, umat Hindu dapat menempuh empat jalan spiritual yang dikenal sebagai Catur Marga Yoga, yaitu:
1. Bhakti Yoga, jalan pengabdian melalui cinta kasih yang mendalam kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa;
2. Karma Yoga, jalan kebebasan melalui perbuatan tanpa pamrih;
3. Jnana Yoga, jalan pengetahuan dan kebijaksanaan untuk menyatukan atman dengan Brahman; dan
4. Raja Yoga, jalan spiritual yang menekankan meditasi, tapa, brata, dan pengendalian diri untuk mencapai kesucian batin.
“Melalui jalan bakti, karma, jnana, dan raja yoga, manusia dapat meniti langkah menuju moksa dengan hati suci dan pikiran yang tenang,” tuturnya.
Di akhir siaran, Ni Wayan Nurhayati mengajak umat untuk merenungkan dan mengamalkan ajaran suci dalam kehidupan sehari-hari. “Dengan melatih tapa, brata, yoga, dan semadi, diri kita akan menjadi suci, tenang, tenteram, dan siap menyatu dengan Tuhan,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....