Antusias Masyarakat Madura Rayakan Maulid Nabi Muhammad

  • 28 Sep 2025 20:34 WIB
  •  Sampang

KBRN, Sumenep: Masyarakat Madura dikenal memiliki tradisi yang kuat dalam menghormati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Meski bulan Maulid telah usai, semangat untuk memperingati Maulid Nabi tetap hidup di tengah-tengah masyarakat muslim Madura.

Peringatan Maulid Nabi tidak hanya dijadikan agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga desa. Acara tersebut biasanya diisi dengan pembacaan shalawat, pengajian, serta jamuan makanan khas Madura.

Tokoh masyarakat Desa Saroka Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Masyadi mengungkapkan bahwa peringatan Maulid Nabi di Madura merupakan warisan tradisi yang tidak pernah pudar. “Bagi kami, Maulid Nabi bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan wujud rasa cinta kepada Rasulullah SAW,” ujarnya, Minggu (28/9/2025).

Ia menambahkan, antusiasme masyarakat dalam memperingati Maulid Nabi terlihat dari semangat gotong royong warga. Mulai dari menyiapkan hidangan hingga memeriahkan acara dengan lantunan selawat, semuanya dilakukan dengan penuh kebersamaan.

“Setiap rumah berlomba-lomba menyajikan jamuan terbaik. Tidak peduli besar atau kecil, yang penting ikhlas dan penuh rasa syukur,” kata Masyadi.

Selain aspek keagamaan, peringatan Maulid Nabi juga dinilai membawa dampak sosial yang positif. Banyak warga perantauan memilih pulang kampung demi ikut serta dalam kegiatan tersebut, sehingga suasana desa menjadi lebih ramai dan hangat.

Masyadi berharap semangat memperingati Maulid Nabi terus dijaga oleh generasi muda. “Kami ingin tradisi ini tetap hidup, tidak hanya sebagai simbol, tetapi juga menjadi sarana memperkuat iman dan ukhuwah islamiyah,” ujarnya, mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....