Dokter Jiwa, Jangan Hukum Anak Dengan Didiamkan

  • 10 Mar 2023 14:13 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas : Orang tua diminta tidak mendiamkan anaknya, ketika anaknya sedang beraktivitas, maupun mengajak bicara. Karena akan berdampak pada psikologi anak dan ganguan kejiwaan dikemudian hari. Hal ini diungkapkan oleh dokter spesialis Kejiwaan dr. Hilma Paramitha, kepada wartawan Jumat ( 10/3/2023).

Hilma menerangkan proses pendiaman yang dilakukan oleh orang tua, terutama saat orang tua marah kepada anak. Maka akan membuat truma, sehingga akan mengurangi kesehatan mental dan psikologis anak. Selain itu berdampak pula kecerdasaan anak akan tergangu, yang bisa menyebabkan masa depan anak akan suram.

Selain pembiaran anak sejumlah peristiwa yang akan mengurangi kecerdasaan anak, maupun ganguan psikologis yakni kekerasan terhadap anak. Hilma juga mengingatkan kepada orang tuanya agar mengawasi dan mendampingi anaknya, ketika berinteraksi di media sosial.

Sebab perundungan di media sosial terhadap anak, dampaknya juga cukup mengerikan. Bahkan beberapa kasus ada anak yang nekad melakukan aksi bunuh diri, karena perundungan di media sosial. Untuk itu pihaknya bersama dengan ahli jiwa, dokter anak dan pegiat sosial berperan aktif di Perkumpulan Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja Indonesia ( Perkeswari).

Di wadah ini dilakukan berbagai upayaa untuk mencegah agar anak tidak menjadi korban salah asuh, kekerasan visik, kekerasan seksual maupun perundungan di media sosial.

“ Salah satu kekerasan dari orang tua, yakni dalam bentuk pengabian. Termasuk bagi orang tua yang tidak cukup waktu, membuat respon kepada anaknya. Jadi seorang anak lagi bercerita kepada orang tuanya, ketika dia cerita sedih. Terus sebagai orang tua kita bilang jangan sedih gitu saja. Maka akan berdampak tidak menumbuhkan mental anak, “ kata Hilma.

Hilma yang juga menjadi Ketua Perkeswari Cabang Banyumas Raya menjelaskan berbagai kegiatan telah dilakukan oleh pihaknya. Diantaranya mengadakan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) beberapa hari lalu di Purwokerto, yang dihadiri oleh ratusan dokter anak, dokter kejiwaan dan lainya.

Salah satu hasil dari seminar ini adanya mitigasi bagi Pemerintah, dan orang tua untuk melakukan mitigasi kesehatan jiwa anak. (RA).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....