Apa itu Bell’s Palsy ? Gejala & Penyebabnya
- 18 Jun 2025 10:59 WIB
- Sorong
KBRN, Teminabuan : Bell’s palsy adalah kondisi yang menyebabkan kelemahan atau kelumpuhan sementara pada otot-otot wajah, biasanya hanya pada satu sisi wajah. Kondisi ini terjadi akibat peradangan atau pembengkakan saraf wajah.
Hal ini cukup mengganggu aktivitas sehari-hari. Jika gejalanya ringan maka bell’s palsy tidak berbahaya dan masih bisa disembuhkan namun jika gejalanya berat dan terlambat ditangani maka dapat berakibat pada kelemahan wajah permanen.
Melansir Siloam Hospital, ada beberapa gejala bell’s palsy yang perlu kita tahu agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat yaitu :
1. Salah satu sisi wajah melemah dari dahi hingga dagu
2. Pendengaran menjadi lebih sensitif
3. Terjadinya perot pada wajah, sulit senyum, sulit menutup mata dan mengangkat alis
4. Lidah terasa kebal atau kurangnya kemampuan mengecap rasa.
Meskipun gejalanya mirip stroke, bell’s palsy bukanlah Stroke. Hal ini karena biasanya bell’s palsy adalah infeksi virus herpes, gondok, influenza dan sejenisnya serta paparan terhadap udara dingin. Sementara stroke berkaitan dengan gangguan saraf akibat sumbatan pembuluh darah otak. Bell’s palsy adalah suatu kondisi yang tidak menyebabkan kelumpuhan atau kelemahan pada tangan dan kaki. Penderita bell’s palsy akan mengalami kesulitan dalam mengerutkan dahi, mengangkat alis dan membuka tutup mata secara normal.
Jika mengalami gejala yang disebutkan diatas maka segera konsultasikan ke dokter. Dokter akan menyarankan kombinasi pengobatan tertentu seperti rencana fisioterapi dan konsumsi obat-obatan. Penting diingat bahwa gejala dan penyebab yang disebutkan diatas tidak spesifik mewakili kondisi bell’s palsy artinya penyebab atau gejala tersebut bisa serupa dengan kondisi medis lainnya. jadi penting untuk memperoleh diagnosis yang tepat dan akurat dengan mengunjungi dokter atau rumah sakit terdekat.
Tetap terapkan gaya hidup sehat dengan rajin mengonsumsi makanan yang sehat, rajin berolahraga, dan rutin mengecek kesehatan untuk mencegah kemungkinan terjadinya bell’s palsy.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....