"Musim Tanam, Petani Tolitoli Raup Jutaan Rupiah"

  • 30 Mei 2025 15:12 WIB
  •  Toli Toli

KBRN, Tolitoli: Aktivitas menanam padi di sawah bukanlah perkara mudah. Para petani di wilayah pedesaan, seperti di Tolitoli, Sulawesi Tengah, harus melalui berbagai tahapan pengerjaan sawah yang membutuhkan tenaga, waktu, dan biaya yang cukup besar. Salah satu tahapan penting dalam proses ini adalah “batabela” atau pengolahan tanah menggunakan mesin dompeng, yang biasanya dilakukan saat awal musim tanam.

Sudirman, warga Desa Kalangkangan, merupakan salah satu pekerja musiman yang mengoperasikan mesin dompeng untuk melakukan batabela. Ia mengungkapkan bahwa profesi ini hanya dibutuhkan saat memasuki musim tanam padi, namun cukup memberikan tambahan penghasilan baginya.

"Ya, bersyukurlah karena saat musim menanam padi sawah, jasa yang selama ini saya lakukan kembali dibutuhkan, ya hitung-hitung ada tambah rezeki lah," ujarnya kepada rri.co.id, Jumat (30/05/2025).

Sudirman menambahkan, untuk setiap lahan sawah yang ia kerjakan, dirinya menerima upah sebesar Rp2 juta per hektar. Kesepakatan ini biasanya sudah ditentukan dengan pemilik sawah sebelum proses pengerjaan dimulai.

Kegiatan batabela menjadi bagian penting dari keberlangsungan pertanian di wilayah Tolitoli, yang terus mengandalkan kekuatan tenaga lokal dan alat sederhana untuk mendukung ketahanan pangan di daerah tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....