Komunitas Kesenian Minta Pemkab Kendal Sediakan Gedung Representatif

  • 14 Mei 2025 21:16 WIB
  •  Semarang

KBRN, Kendal: Sepuluh komunitas kesenian di Kabupaten Kendal melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi di kantornya, Rabu (14/5/2025). Dalam audiensi itu, perwakilan komunitas meminta pemerintah daerah untuk menyediakan gedung kesenian yang representatif.

Perwakilan 10 komunitas itu yakni Venny Zega(Teater Taksu), Rika Yuliyani(Teater Semut), Ali Murtadlo(Lesbumi Patebon), Syukron Mubarok(Stand Up Kendal) dan Kelana SK(Lestra). Kemudian, ada Faozan Suwage(Omah Gores), Hendri Prasetya(Light in Kendal), Khoirul Mustofa (RKFK), Abdullah Khanif(Komunitas Musisi Kendal) dan Arif Budi Setiawan(Karang Taruna Kecamatan Brangsong).

Venny Zega mengatakan, audiensi dengan Wakil Bupati hanya untuk meminta solusi ruang representatif untuk kegiatan kesenian di Kabupaten Kendal. "Semua mempunyai keinginan yang sama, yaitu gedung representatif untuk menyajikan karyanya," katanya.

Venny menjelaskan, Balai Kesenian Remaja (BKR) yang biasanya digunakan untuk tempat pentas seni, kondisinya sangat memprihatinkan. Gedung yang tampak seperti ruang kelas sekolah dasar, selain terlalu kecil untuk pentas, juga tidak dilengkapi dengan fasilitas pendukung.

"Kondisinya sangat jauh dari kelayakan standar ruang kesenian. Malu kalau ada teman dari daerah lain mau pentas di Kendal," katanya.

Senada, Ali Murtadlo mengatakan, komunitas kesenian yang aktif di Kendal memiliki keresahan dan visi yang sama. "Ruang yang minim dan keterbatasan fasilitas menjadi salah satu faktor utama teman-teman hijrah ke daerah lain," katanya.

Ali berharap, para seniman juga dilibatkan dalam proses realisasi ruang kesenian. "Karena yang tahu kebutuhan ruang kesenian adalah seniman," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Benny Karnadi sangat mendukung keinginan para seniman. Ia pun mempersilahkan untuk mencari gedung milik Pemda Kendal yang sekiranya bisa digunakan untuk pentas kesenian.

"Kalau sudah ketemu gedungnya yang sekiranya cocok, segera sampaikan. Biar ditindaklanjuti, mana yang perlu direnovasi," katanya.

Menurutnya, ruang kreatif yang mampu memberdayakan dan menunjang kolaborasi lintas sektor, akan menjadi salah satu penggerak pembangunan. Apalagi, Kendal memiliki banyak kekayaan lokal kesenian sebagai kekuatan untuk mempromosikan Kendal kepada wisatawan, bahkan investor. (faiz)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....