Jalan Sukajadi Baturaja Berangsur Diperbaiki, Drainase Jadi Prioritas

  • 29 Apr 2025 13:18 WIB
  •  Palembang

KBRN, OKU: Ruas jalan nasional di Simpang Tiga KPR Sukajadi, Baturaja, Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan, yang mengalami kerusakan berangsur diperbaiki. Pada sejumlah titik yang berlubang telah dilakukan penimbunan dan pengaspalan untuk memastikan kondisi jalan tetap fungsional.

Kerusakan jalan pada kawasan itu diketahui sempat menjadi sorotan setelah munculnya video salah seorang pengguna jalan yang mengeluhkan kondisi jalan yang rusak. Video yang diunggah di media sosial itu pun viral dan menuai komentar warganet.

Pengawas PPK 2.2 PJN 2 Wilayah Sumatera Selatan, Andharta, mengungkapkan, penanganan yang dilakukan saat ini bersifat sementara. Langkah ini dilakukan agar kerusakan jalan tidak semakin parah dan memastikan arus lalu lintas tetap berjalan lancar.

“Kami telah melakukan survey bersama pihak kepolisian. Setelah itu segera kami lakukan perbaikan sementara menutup lobang dengan agregat dan dilapisi aspal. Kami juga menyiagakan material dan alat berat. Saat timbunan sudah mulai tergerus akan kami tutup lagi,” ujar Andharta, Selasa (28/4/2025).

Andharta mengatakan, penyebab kerusakan karena tidak optimalnya saluran air pada sisi jalan. Bahkan, pada beberapa bagian saluran air diatasnya sudah ada bangunan atau dicor. Kondisi ini menyebabkan genangan di badan jalan terutama saat terjadi hujan.

“Kami sedang berkoordinasi dengan perangkat warga setempat untuk membongkar bangunan yang menghalangi saluran air disitu,” kata Andharta.

Andharta menambahkan, pembuatan saluran air menjadi prioritas terutama. Saluran air akan dibuat dengan pembuangan akhir melalui bawah jembatan flyover rel kereta api.

“Sebelumnya air mengalir ke kawasan rawa lahan milik warga tapi sekarang diatas lahan itu sudah berdiri bangunan sehingga air menggenang ke jalan,” bebernya.

Dijelaskannya, perbaikan jalan secara permanen belum dapat dilakukan segera mengingat proses anggaran yang masih berjalan.

“Diperkirakan sekitar tiga bulan lagi untuk kontraknya. Sementara untuk titik kerusakan di atas Jembatan 2 dan Jembatan Ogan kami berharap bisa lebih cepat, mudah-mudahan bulan depan sudah mulai kontrak,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....