Hari Pertama Sekolah, Lalu Lintas Sudirman Palembang Dipadati Kendaraan

  • 14 Jul 2026 07:04 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Hari pertama masuk sekolah pada Senin 13 Juli 2026 menyebabkan kemacetan parah di Jalan Jenderal Sudirman Palembang dengan antrean kendaraan dari SMA Negeri 3 hingga Simpang Rajawali.
  • Kepadatan lalu lintas dimulai sekitar pukul 15.30 WIB, bertepatan dengan jam pulang sekolah, dan berlangsung hingga sekitar pukul 18.30 WIB sebelum arus kendaraan kembali normal.
  • Pengemudi ojek online Saprianto (43) mengalami peningkatan waktu tempuh dari 10 menit menjadi 20-30 menit, menyebabkan beberapa pelanggan membatalkan pesanan akibat keterlambatan.

RRI.CO.ID, Palembang - Aktivitas hari pertama masuk sekolah kembali memadati Jalan Jenderal Sudirman, Palembang, Senin, 13 Juli 2026. Antrean kendaraan mengular dari depan SMA Negeri 3 hingga Simpang Rajawali meski arus lalu lintas tetap bergerak perlahan.

Kepadatan terpusat di persimpangan Jalan Jenderal Sudirman menuju RSUP Dr. Mohammad Hoesin, Jalan Veteran, dan kawasan Ampera. Ruas tersebut menjadi salah satu jalur utama yang menghubungkan kawasan permukiman dengan pusat kota.

Peningkatan volume kendaraan dipicu kembali berlangsungnya kegiatan belajar mengajar setelah libur panjang. Arus lalu lintas didominasi sepeda motor, mobil pribadi, angkutan umum, serta kendaraan penjemput pelajar.

Jam pulang sekolah yang bertepatan dengan berakhirnya aktivitas perkantoran semakin menambah kepadatan kendaraan. Kondisi itu membuat waktu tempuh pengguna jalan meningkat dibandingkan hari-hari selama masa libur sekolah.

Pengemudi ojek daring, Saprianto (43), mengaku membutuhkan waktu lebih lama saat menjemput penumpang di sekitar SMA Negeri 3 Palembang. Ia memperkirakan kemacetan mencapai sekitar 10 menit sebelum kendaraan kembali bergerak normal.

"Kalau waktu libur sekolah jalan masih lebih lancar, walaupun ramai tetap bisa lewat. Sekarang sekolah sudah mulai aktif lagi, jadi macetnya terasa lebih panjang. Saya tadi mau jemput siswa di SMA 3, tapi lama karena kendaraan padat," ujarnya.

Saprianto menuturkan kemacetan berdampak langsung terhadap pekerjaannya sebagai pengemudi ojek daring. Waktu penjemputan dan pengantaran bertambah sehingga sebagian pelanggan memilih membatalkan pesanan.

"Biasanya perjalanan sekitar 10 menit, sekarang bisa sampai 20 sampai 30 menit karena macet. Order memang tetap banyak, tapi ada pelanggan yang membatalkan karena saya terlalu lama sampai ke lokasi penjemputan," katanya.

Kondisi serupa dirasakan Ayu Suryati (22), warga Sekip, yang menjemput adiknya di SMA Negeri 3 Palembang. Perjalanan yang biasanya ditempuh sekitar 10 hingga 12 menit menjadi hampir dua kali lebih lama akibat kepadatan kendaraan.

"Saya memang sudah memperkirakan bakal macet karena ini hari pertama sekolah. Hampir setiap awal tahun ajaran seperti ini, banyak orang tua yang mengantar atau menjemput anaknya sehingga kendaraan semakin ramai, apalagi di kawasan SMA Negeri 3," ujarnya.

Ayu mengatakan dirinya terkadang memilih jalur alternatif melalui kawasan Sekip untuk menghindari kepadatan. Namun, meningkatnya aktivitas sekolah dan jam pulang kerja membuat kemacetan tetap sulit dihindari.

Saprianto menilai kepadatan di Jalan Jenderal Sudirman umumnya mulai terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Menurutnya, arus lalu lintas baru kembali berangsur normal setelah pukul 18.30 WIB ketika aktivitas masyarakat mulai berkurang.

Masyarakat berharap pengaturan lalu lintas pada jam pulang sekolah dapat lebih dioptimalkan di kawasan tersebut. Pengguna jalan juga diimbau mengatur waktu perjalanan dan memanfaatkan jalur alternatif untuk mengurangi kepadatan kendaraan.

Laporan - Wulan Permata Sari, Mahasiswa magang Jurusan Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....