Banjir Bandang di Sumbawa Sudah Mulai Surut
- 03 Jan 2025 03:23 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Banjir bandang menerjang Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Kamis (2/1/25). Banjir meluap ke permukiman warga di dua desa yaitu Sekongkang Bawah dan Sekongkang Atas.
Selain itu, banjir juga memutus jalan yang menghubungkan empat desa. Yaitu Desa Tongo, Desa Ai Kangkung, Desa Tatar dan Desa Talonang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB, Ahmadi kepada Pro 3 RRI mengungkapkan, kondisi banjir bandang saat ini sudah mulai surut. "Banjir disebabkan curah hujan yang tinggi sejak Desember hingga awal Januari," katanya, Kamis (2/1/25) malam.
Penyebab lainnya, kata Ahmadi, topografi yang berbukit-bukit sehingga membuat tingkat kerusakan yang cukup parah akibat banjir bandang. "Terbanyak memang pemukiman penduduk yang berada di bantaran sungai dan biasa terjadi hampir setiap musim hujan," ujarnya.
Ahmadi menjelaskan, di sekitar sungai-sungai di Sumbawa tidak semuanya memiliki tanggul untuk menahan banjir. "Kualitas dari Daerah Aliran Sungai (DAS) juga sudah menurun karena berkurangnya vegetasi yang ada di bagian hulu," katanya, menjelaskan.
Ketinggian air bervariasi, Ahmadi mengatakan, untuk di sekitar bantaran sungai bisa mencapai dua meter. Sementara daerah yang agak jauh dari sungai bisa mencapai satu meter.
Dikabarkan sebelumnya, seorang warga Desa Mokong, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus banjir bandang yang melanda wilayah Sumbawa, Rabu (1/1/2025).
Banjir bandang ini terjadi akibat hujan deras yang menyebabkan sungai di Kabupaten Sumbawa meluap. Ahmadi, dalam keterangannya melalui akun Instagram resmi @bpbd.ntb, mengungkapkan bahwa korban meninggal dunia saat mencoba menyeberangi sungai.
Selain menelan korban jiwa, banjir bandang juga mengakibatkan dampak signifikan di wilayah lain, termasuk di Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas. Di desa ini, sebanyak 21 kepala keluarga (KK) atau 84 jiwa terdampak langsung oleh bencana ini.
Saat ini, kondisi banjir telah surut. Tim BPBD Kabupaten Sumbawa juga telah berhasil menemukan korban yang sebelumnya hilang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....