Kota Medan Dilanda Banjir Saat Hari Pencoblosan Pilkada
- 28 Nov 2024 00:46 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Hujan deras dan angin kencang menyebabkan banjir melanda wilayah Kota Medan, Provinsi Sumatra Utara pada hari pencoblosan Pilkada Serentak 2024, Rabu (27/11/2024). Banjir di Kota Medan dilaporkan merendam permukiman warga dengan ketinggian bervariasi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Yunita Sari mengatakan, ada beberapa kecamatan terdampak banjir. Sampai Rabu malam, petugas masih melakukan pendataan jumlah kecamatan dan rumah yang terendam banjir.
"Saat ini petugas masih melakukan evakuasi. Pendataan juga masih dilakukan karena banyak titik luapan air," kata Yunita.
Dijelaskannya, data yang didapat oleh BPBD berasal dari tiap kecamatan. Namun, karena sejak subuh para warga dan BPBD fokus untuk melakukan evakuasi, hingga Rabu malam ini data masih dalam tahap rekap dan belum dapat disampaikan kepada publik.
Terkait bencana banjir saat pencoblosan Pilkada 2024, ungkapnya, ada beberapa warga yang sudah melakukan pencoblosan. "Namun jumlahnya masih sedikit, kebanyakan warga memilih berdiam di rumah karena banjir ini," ucapnya.
Warga yang terdampak banjir, beberapa di antaranya dievakuasi ke rumah kerabatnya. Ada pula yang ke posko di masjid-masjid, sehingga belum terkonsentrasi ke pencoblosan.
Yunita menuturkan, banjir salah satunya terjadi di Gang Eka Lembah, Jalan Karya Jaya, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, dengan ketinggian air mencapai 8 meter.
"Karena daerahnya cekungan sehingga tinggi, bahkan yang terlihat atapnya saja. BPDB pun mengevakuasi warga yang terjebak di dalam rumah harus membuka atap rumah," ucapnya.
Evakuasi diprioritaskan kepada kelompok rentan seperti ibu hamil dengan balita, orang tua, orang sakit dan disabilitas menggunakan perahu karet. "Setelah selesai evakuasi di satu kecamatan, petugas langsung berpindah ke kecamatan lain, karena banjirnya terjadi secara serentak (bersamaan)," kata dia.
BPBD bekerja sama dengan TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Sosial dan lainnya, menyediakan dapur umum, bantuan logistik dan selimut untuk anak-anak. Menurut Yunita, banjir yang terjadi di Kota Medan merupakan banjir kiriman dari hulu, sehingga sungai di hilir meluap.
"Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang terjadi longsor. Ada korban meninggal dunia yang belum dapat terevakuasi," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....