Diguyur Hujan Lebat 6 Jam, Tiga Kecamatan di Kota Padang Terendam Banjir
- 04 Agt 2026 01:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Banjir mengganggu kehidupan di tiga kecamatan di Kota Padang: Kecamatan Kuranji, Kecamatan Koto Tangah, dan Kecamatan Bungus Teluk Kabung.
- Kelurahan-kelurahan yang terdampak banjir di Kecamatan Kuranji antara lain Lapau Munggu, Komplek Wahana, Kampuang Tanjung, Pasar Lalang, dan Gunung Sarik.
- Di Kecamatan Koto Tangah dan Bungus Teluk Kabung, banjir melanda lima kelurahan termasuk Aia Pacah, Bungus Selatan, Bungus Barat, Teluk Kabung Utara, dan Teluk Kabung Tengah.
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, banjir berdampak di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kuranji, Kecamatan Koto Tangah, dan Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Di Kecamatan Kuranji, wilayah terdampak meliputi Kelurahan Lapau Munggu, Komplek Wahana, Kampuang Tanjung, Pasar Lalang, dan Gunung Sarik.
Sementara itu, di Kecamatan Koto Tangah, banjir menggenangi Kelurahan Aia Pacah, kawasan di belakang RSUD, serta Perumahan Green Mandiri. Adapun di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, banjir terjadi di Kelurahan Bungus Selatan, Bungus Barat, Teluk Kabung Utara, Bungus Timur, dan Teluk Kabung Tengah.
Hingga siaran pers ini diterbitkan, pendataan terhadap korban jiwa maupun kerugian materiil masih dalam proses oleh BPBD Kota Padang. Dari pantauan visual yang kami terima, banjir menghanyutkan sejumlah kendaraan yang berada di jalan.
Merespons kejadian tersebut, BPBD Kota Padang bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera melakukan penanganan darurat dengan mengevakuasi warga terdampak ke lokasi yang lebih aman. Proses evakuasi warga dilakukan menggunakan perahu polietilen. Selain itu, BPBD juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melaksanakan kaji cepat dan pendataan dampak bencana guna mendukung penanganan lebih lanjut.
Hingga Senin 3 Agustus 2026 malam, banjir di sejumlah titik masih belum surut dan hujan masih mengguyur sebagian wilayah terdampak. BPBD Kota Padang bersama unsur pemerintah daerah, OPD terkait, serta masyarakat masih terus melakukan upaya penanganan dan evakuasi warga yang terdampak banjir.
Dikutib dari situs BNPB.GO.ID pada Senin 3 Agustus 2026, pemerintah daerah dan masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Karena berpotensi memicu banjir maupun bencana hidrometeorologi basah lainnya.
Masyarakat yang berada di wilayah rawan diharapkan terus memantau informasi resmi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat. Serta segera mengikuti arahan petugas apabila diperlukan evakuasi demi keselamatan bersama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....