Pemadaman Lampu Jakarta, Emisi Karbon Turun 66,49 Ton

  • 10 Nov 2024 10:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Pemprov DKI Jakarta mencatat penurunan emisi karbon (CO2) turun sebesar 66,49 ton. Hal itu, merupakan dampak pemadaman lampu serentak pada Sabtu (9/11/2024), malam.

"Realisasi aksi pemadaman lampu pada Sabtu 9 November 2024, berdampak pada penurunan emisi karbon (CO2) sebesar 66,49 ton. Aksi tersebut juga berdampak pada penghematan konsumsi listrik," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Asep Kuswanto dalam keterangannya, di Jakarta, Minggu (10/11/2024).

Tekait lenghematan konsumsi listrik tersebut, lanjut Asep, terjadi sebesar 83 MWh. Besaran itu, merupakan data selisih beban listrik yang dipadamkan serentak pukul 20.30-21.30 WIB Sabtu malam.

"Dari data PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya), aksi tersebut mencatatkan penghematan ekonomi sebesar Rp120.263.708. Aksi ini juga bagian dari rangkaian kegiatan Cinta Puspa dan Satwa Nasional Tahun 2024," ucap Asep.

Kemudian, Asep menuturkan, kegiatan pemadaman lampu serentak ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat. Terutama, terhadap penghematan energi dan pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK).

"Masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya menghemat energi dan mengurangi emisi GRK. Aksi pemadaman lampu diharapkan dapat mengurangi konsumsi energi listrik dan emisi karbon, serta memberikan dampak positif terhadap lingkungan," ujar Asep.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....