Bimtek Pengelolaan Posyandu Bidang Kesehatan, Ini Pesan Bupati Fachri
- 30 Jul 2026 18:11 WIB
- Bula
RRI.CO.ID, Bula-Bimtek pengelolaan posyandu bidang kesehatan, digelar pada Kamis, 30 Juli 2026. Bertempat gedung aula Mutiara Hotel Bula, Bimtek digelar Dinas Kesehatan tersebut dibuka Bupati Fachri Husni Alkatiri.
Dalam sambutannya, Bupati Fachri menegaskan tiga poin yang menjadi pesan penting berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan dimaksud. Diantaranya, percepatan penurunan stunting, penguatan kapasitas kader dan sinergi lintas sektor.
Fachri berpandangan, seyogianya keberadaan Posyandu hendaklah menjadi pusat deteksi dini stunting serta mengoptimalkan validitas data penimbangan dan pengukuran. Dengan begitu, diharapkan tidak ada satupun anak di pelosok daerah ini yang luput dari pemantauan gizi dasar.
"Tugas tim pembina adalah mendampingi para kader agar mereka percaya diri dan cakap dalam mengedukasi masyarakat mengenai pola asuh, sanitasi layak dan imunisasi rutin," kata Fachri.
Selain itu mengenai sinergitas lintas sektor, Ketua DPW PKS Maluku itu mengatakan urusan Posyandu bukan hanya menjadi tugas Dinas Kesehatan (Dinkes) semata, melainkan kerja kolaboratif melibatkan lintas sektor. Termasuk juga pelibatan aktif pemerintah desa melalui pemanfaatan anggaran Dana Desa (DD) yang tepat sasaran.
Bimtek ini lanjut Fachri merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas tim Posyandu, sehingga demikian, mereka dapat mampu memberikan pelayanan kesehatan dasar yang berkualitas, merata serta berkesinambungan.
“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak atas terselenggaranya kegiatan ini,” ujarnya.
Dijelaskan, Posyandu merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan di tingkat desa dusun. Kehadiran Posyandu dinilainya sangat penting dalam menyediakan layanan kesehatan ibu dan anak, imunisasi, pencegahan stunting serta edukasi perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan.
Pengelolaan Posyandu wajib dilaksanakan secara profesional dan terencana melalui sinergi aktif seluruh pemangku kepentingan. Sebab itu peran kader Posyandu jauh melampaui tugas teknis pelayanan.
Mereka tambah Fachri, adalah agen perubahan yang menggerakkan masyarakat untuk mewujudkan keluarga yang sadar dan peduli kesehatan. Disadari, ekosistem Posyandu merupakan tanggungjawab kolektif yang melibatkan seluruh perangkat daerah, pemerintah desa, organisasi kemasyarakatan, hingga elemen masyarakat luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....