Pertamina Pastikan Pasokan BBM & Avtur di Jayapura Aman Selama Nataru
- 28 Des 2025 09:17 WIB
- Bula
KBRN, Bula: Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku bersama Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 melakukan pengecekan langsung kehandalan suplai dan ketersediaan energi di Jayapura dan sekitarnya. Hasilnya, stok BBM dan Avtur dipastikan aman hingga perayaan Tahun Baru 2026.
Pengecekan tersebut dilakukan oleh Ketua Posko Satgas Nataru ESDM yang juga Komite BPH Migas, Erika Retnowati, bersama Tenaga Ahli Menteri ESDM, Mulyono, pada Sabtu (28/12/2025).
Monitoring lapangan menyasar sejumlah fasilitas energi strategis, mulai dari SPBU Satu Harga Skouw di perbatasan Papua Nugini, SPBUN Nelayan Hamadi, SPBU Reguler Entrop, hingga Integrated Terminal (IT) Jayapura.
Erika menyampaikan bahwa keberadaan SPBU Satu Harga dan SPBU Nelayan sangat membantu masyarakat, terutama di wilayah yang jaraknya jauh dari SPBU reguler.
“SPBU Satu Harga ini sangat bermanfaat karena jarak SPBU reguler terdekat sekitar 20 kilometer. Di SPBU Nelayan, nelayan bisa membeli BBM dengan harga terjangkau, Pertalite Rp10.000 dan Solar Rp6.800. Ini jelas membantu aktivitas mereka,” kata Erika.
Ia juga memastikan stok BBM di SPBU Entrop dalam kondisi aman meski tingkat penjualannya mencapai sekitar 40 kiloliter per hari. Sementara itu, IT Jayapura memiliki ketahanan stok hingga sekitar 15 hari, yang dinilai cukup tinggi untuk ukuran terminal BBM di wilayah Indonesia Timur.
“Secara keseluruhan, ketersediaan energi di Jayapura aman hingga Tahun Baru,” tegas Erika.
Meski demikian, Erika mendorong Pertamina Patra Niaga untuk terus meningkatkan kapasitas tangki timbun dan infrastruktur energi di Indonesia Timur. Hal ini dinilai penting mengingat karakteristik wilayah yang kepulauan dan pegunungan, serta kondisi cuaca yang kerap berubah.
“Dengan kapasitas storage yang lebih besar, ketahanan energi bisa meningkat, layanan lebih terjaga, dan biaya distribusi dapat ditekan. Ini penting terutama untuk wilayah Indonesia Timur,” ujarnya.
Di akhir kunjungan, Erika mengapresiasi kesiapan Pertamina Patra Niaga dalam menjaga layanan energi selama masa libur Natal dan Tahun Baru, khususnya di Papua yang menjadi salah satu pusat perayaan Natal di Indonesia.
Sementara itu, Direktur Pemasaran Pusat & Niaga Pertamina Patra Niaga, Alimuddin Baso, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan pasokan energi selama periode Nataru di seluruh Indonesia.
“Di Papua, peningkatan konsumsi BBM dan Avtur cukup tinggi dibanding wilayah lain. Untuk itu, stok kami jaga dalam kondisi aman dengan ketahanan 10 hingga 12 hari dan terus disuplai secara berkala,” jelas Alimuddin.
Selain ketersediaan, Pertamina Patra Niaga juga memastikan kualitas dan kuantitas BBM yang disalurkan ke masyarakat. Dalam pengecekan tersebut, Pertamina menggandeng Lemigas untuk melakukan uji kualitas dan takaran BBM secara langsung di SPBU.
“Hasil pengukuran menunjukkan BBM memenuhi standar kualitas dan volume. Alat tera juga rutin disertifikasi untuk menjaga akurasi. Masyarakat tidak perlu ragu terhadap produk BBM yang dijual di SPBU,” tutup Alimuddin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....