Setahun Pemerintahan Fachri-Miftah, Sejumlah Program Prioritas Sudah Dijalankan

  • 20 Feb 2026 23:12 WIB
  •  Bula

RRI. CO. ID, Bula - Bupati dan Wakil Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Fachri Husni Alkatiri-M. Miftah Thoha R Wattimena (Fachri-Miftha) merefleksikan satu tahun kepemimpinan mereka.

Refleksi itu disampaikan dalam acara yang berlangsung di Anjungan Pantai Wailola, Kota Bula, Jum'at malam, 20 Februari 2026.

Dalam pidatonya, Bupati Fachri Husni Alkatiri menyebut tahun pertama pemerintahannya diwarnai dinamika, tantangan, sekaligus peluang untuk membawa SBT ke arah yang lebih baik.

“Sejak awal kami berkomitmen menghadirkan pemerintahan yang transparan, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujarnya.

Fachri mengklaim sejumlah program prioritas telah dijalankan sepanjang 2025. Di antaranya peningkatan pelayanan dasar pendidikan dan kesehatan, penguatan infrastruktur untuk konektivitas wilayah. Serta pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui dukungan UMKM dan sektor unggulan daerah.

Selain itu, Pemkab SBT juga mendorong reformasi birokrasi guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel. Fachri menegaskan capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, dan masyarakat.

Meski begitu, Ia mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi, terutama terkait peningkatan kesejahteraan, pemerataan pembangunan, dan optimalisasi pelayanan publik.

“Refleksi ini bukan sekadar menyampaikan keberhasilan, tetapi juga evaluasi secara jujur dan terbuka,” katanya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemkab SBT meluncurkan program Kampung Ramadan 1447 H. Program ini disebut sebagai komitmen menghadirkan suasana religius sekaligus menggerakkan ekonomi melalui pelibatan UMKM.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga meresmikan seluruh proyek fisik tahun 2025, meliputi pembangunan jalan, fasilitas pendidikan, dan sarana kesehatan.

"Ini adalah bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, " tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Fachri juga meresmikan layanan call center 112. Layanan darurat ini memungkinkan warga melaporkan kebakaran, kecelakaan, gangguan ketertiban, hingga bencana alam secara gratis.

Bupati Fachri mengingatkan agar layanan tersebut tidak berhenti sebagai simbol semata. Ia meminta OPD, TNI-Polri, tenaga kesehatan, BPBD, dan Damkar memastikan sistem berjalan efektif dan responsif.

Selain itu, diluncurkan pula aplikasi pengaduan masyarakat bernama SAGU. Aplikasi ini diklaim mampu menyerap aspirasi dan keluhan warga secara langsung. Serta memantau tindak lanjutnya, sebagai bagian dari upaya mendorong birokrasi yang lebih terbuka.

Menutup pidatonya, Fachri menegaskan pemerintah daerah akan tetap konsisten pada visi pembangunan SBT, yakni mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, sejahtera, dan berbudiluhur dengan landasan nilai religius.

Namun, efektivitas berbagai program yang diluncurkan tersebut akan sangat ditentukan pada konsistensi pelaksanaan dan pengawasan di lapangan. Terutama dalam menjawab persoalan mendasar masyarakat di wilayah kepulauan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....