Danau Tarusan Kamang, Pesona Danau Ajaib di Agam

  • 06 Okt 2026 11:58 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Agam - Danau Tarusan Kamang merupakan salah satu destinasi wisata alam unik di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Kawasan ini dikenal karena fenomena alamnya yang tidak biasa, yakni keberadaan air yang dapat muncul dan surut hingga membuat kawasan tersebut berubah dari danau menjadi hamparan padang rumput.

Danau Tarusan Kamang berada di kawasan perbukitan karst Nagari Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam. Kawasan ini diperkirakan merupakan bagian dari bentang alam purba yang telah terbentuk selama ribuan tahun.

Memiliki Dua Wajah

Keunikan utama Tarusan Kamang terletak pada perubahan lanskapnya. Saat air muncul dan memenuhi kawasan, Tarusan Kamang berubah menjadi danau dengan hamparan air yang luas dan dikelilingi perbukitan hijau.

Di tengah kawasan perairan terdapat sebuah bukit kecil yang tetap tidak terendam, dikenal dengan nama Padang Doto. Ketika kondisi danau memungkinkan, pengunjung dapat menikmati kawasan tersebut menggunakan rakit bambu atau perahu yang disediakan masyarakat setempat.

Namun, ketika air surut, wajah Tarusan Kamang berubah secara drastis. Genangan air menghilang dan kawasan tersebut menjadi hamparan padang rumput hijau yang luas. Padang tersebut juga dimanfaatkan masyarakat sekitar sebagai lokasi menggembalakan ternak.

Fenomena muncul dan hilangnya air menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan karena waktu perubahan kondisi danau tidak selalu dapat dipastikan.

Fenomena Sungai Bawah Tanah

Perubahan debit air di Tarusan Kamang berkaitan dengan kondisi geologi kawasan karst dan sistem aliran air bawah tanah. Fenomena tersebut menjadi bagian dari keunikan alam yang hingga kini menarik perhatian masyarakat maupun wisatawan.

Di tengah masyarakat setempat juga berkembang cerita mengenai tanda-tanda alam sebelum air kembali menggenangi kawasan. Salah satunya berupa suara gemuruh yang disebut terdengar dari dalam kawasan danau.

Pernah Menjadi Lokasi Syuting Film

Keindahan lanskap Tarusan Kamang juga pernah menarik perhatian industri perfilman Indonesia. Kawasan ini menjadi salah satu lokasi pengambilan gambar film layar lebar Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck yang dirilis pada 2013.

Selain menikmati kawasan danau, wisatawan juga dapat melihat panorama Tarusan Kamang dari ketinggian. Salah satu lokasi yang dapat dikunjungi adalah kawasan Kelok Lengkok yang berada di atas bukit.

Di kawasan tersebut tersedia sejumlah fasilitas untuk pengunjung, seperti tempat duduk, kedai makanan dan minuman khas Minang, musala, serta toilet.

Akses Menuju Tarusan Kamang

Danau Tarusan Kamang berada di Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam. Dari Kota Bukittinggi, lokasi ini dapat ditempuh sekitar 30 hingga 45 menit menggunakan kendaraan, tergantung kondisi lalu lintas dan titik keberangkatan.

Lokasinya berada agak masuk dari jalur utama sehingga wisatawan perlu mengikuti akses menuju kawasan Nagari Kamang Mudiak.

Untuk biaya masuk, pengunjung umumnya tidak dikenakan tiket resmi. Masyarakat setempat biasanya mengelola kontribusi sukarela atau biaya parkir kendaraan.

Wisatawan yang berkunjung juga disarankan memperhatikan kondisi cuaca. Pada siang hari, kawasan sekitar Tarusan Kamang dapat terasa cukup terik. Karena itu, pengunjung sebaiknya membawa air minum yang cukup serta pelindung dari paparan sinar matahari.

Danau Tarusan Kamang dengan perubahan lanskapnya menjadi danau dan padang rumput merupakan salah satu kekayaan wisata alam Sumatera Barat. Fenomena tersebut sekaligus memperlihatkan keunikan bentang alam karst dan kehidupan masyarakat yang berdampingan dengan lingkungan sekitarnya. (ER)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....