Mengenal Destinasi Wisata Janjang Saribu

  • 11 Jun 2026 09:03 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Sumatra Barat memang tak pernah habis dengan destinasi wisata menarik untuk dikunjungi. Salah satu destinasi wisata yang tidak bisa dilewatkan adalah Janjang Saribu Bukittinggi.

Sepertinya Lobang Jepang Bukittinggi yang telah ada semenjak zaman penjajahan, dan bangunan tangga ini pun telah dibangun sejak era penjajahan Kolonial Belanda di Indonesia. Pada saat itu bernama Janjang Batuang karena terbuat dari tanah yang ditopang dengan bambu.

Dahulunya jalanan yang banyak anak tangganya ini dimanfaatkan oleh masyarakat setempat sebagai jalan pintas dari Koto Gadang menuju Bukittinggi. Seiring berjalannya waktu, pemerintah Kabupaten Agam melakukan renovasi bangunan sampai tanggal 27 Januari 2013, bersama dengan Menkominfo Tifatul Sembiring.

Janjang Saribu adalah salah satu objek wisata yang terletak di Ngarai Sianok, Kabupaten Agam Sumatra Barat. Janjang dalam bahasa Minang berarti tangga dan Saribu berarti Seribu. Jadi Janjang Saribu memiiki makna sebagai tangga Seribu. Sebetulnya anak tangga tersebut tidak lah sampai seribu, tetapi hanya beratus ratus. Di anggap seribu karena untuk memudahkan sebutan Janjang Saribu tersebut.

Janjang Saribu memiliki panjang keseluruhan tangga dan jalanan bertembok ini sekitar 780 m dengan lebar 2 m. Dimana temboknya terbuat dari beton kokoh yang menyeruapai bentuk tembok besar Tiongkok. Saribu Janjang juga menawarkan Panorama indah Ngarai Sianok dengan tebing tebing yang menjulang tinggi.

Hijaunya hamparan perkebunan emnciptakan udara yang segar, suasana yang tenang dan sejuk, membuat perjalanan semakin berkesan.

Selain itu, bagi para pecinta olahraga, Janjang Saribu Bukittinggi juga menawarkan aktifitas fisik menarik seperti trekking. Apalagi tempatnya memiliki baground pemandangan indah dari Gunung Marapi dan Gunung Singgalang.

Jadi janjang Saribu adalah sederetan ratusan anak tangga yang terdapat dinding atau tebing Ngarai Sianok. Deretan tangga ini berada di dinding ngarai yang tegak curam dan bahkan berada pada kemiringan sudut 90 derajat. (ELB/YPA)

Sumber berita : https://www.merdeka.com

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....