Eksotisme Air Terjun Timbulun, Destinasi Pincuran Tujuh Tingkat

  • 09 Jun 2026 21:46 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Pesisir Selatan - Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, tidak hanya dikenal karena keindahan pantai-pantainya. Tersembunyi di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, terdapat destinasi wisata alam yang menantang adrenalin sekaligus memanjakan mata, yakni Air Terjun Timbulun atau yang populer dengan sebutan Pincuran Tujuh Tingkat.

Menjelajahi Tujuh Tingkat Keindahan

Sesuai dengan namanya, air terjun ini memiliki tujuh tingkatan, masing-masing dengan karakteristik yang unik. Berjarak sekitar 2 km dari Kota Painan atau empat jam perjalanan dari pusat Kota Padang, objek wisata ini menjadi magnet bagi para petualang.

Setiap tingkat memiliki ketinggian sekitar 10 meter dengan jarak antar-tingkat mencapai 50 meter. Di setiap tingkatannya, wisatawan akan menemukan telaga dengan air yang sangat jernih.

Tingkat Pertama: Wisatawan disambut oleh lubuk yang cukup luas, namun pengunjung harus waspada karena kedalaman air semakin meningkat ke arah tengah.

Tingkat Kedua: Aliran air terasa lebih landai dengan suara gemuruh yang memecah kesunyian di antara formasi batuan alami yang membentuk tebing serta dasar lubuk.

Tingkat Ketiga: Air terjun jatuh tegak lurus setinggi kurang lebih 15 meter ke lubuk berwarna kehijauan. Untuk mencapai titik ini, wisatawan harus menyeberangi aliran air yang cukup deras dan melewati hutan yang rimbun. Jika beruntung, pelangi dapat terlihat di antara percikan air.

Perlu dicatat, semakin tinggi tingkatannya, medan yang ditempuh akan semakin menantang. Selain menikmati air terjun, wisatawan juga dapat mencoba wahana arung jeram dan kolam pemancingan di sekitar sungai.

Harmoni Budaya dan Kuliner Lokal

Wisata ke Kampung Painan Timur—lokasi air terjun ini—bukan sekadar tentang alam. Masyarakat setempat masih memegang teguh warisan budaya tradisional. Pengunjung dapat menyaksikan berbagai kesenian seperti Tari Buai-Buai, Tari Benten, Tari Rantak Kudo, hingga pertunjukan Randai.

Bagi pecinta kuliner, terdapat hidangan khas yang wajib dicoba, yakni Tumis Kaleok. Makanan ini terbuat dari siput air yang hidup di sepanjang aliran Sungai Batang Timbulun, dimasak dengan campuran sayur pakis yang juga dipetik dari tepian sungai yang sama.

Sentra Agrowisata

Potensi agrowisata di desa ini juga telah terverifikasi oleh Dinas Pariwisata setempat. Kebun buah masyarakat seperti rambutan, duku, dan manggis menjadi daya tarik tersendiri. Namun, durian tetap menjadi primadona dengan masa panen setiap enam bulan sekali, dengan varian unggulan seperti durian taruang, kambuik, banta, dan kundua.

Bagi Anda yang berencana mencari destinasi yang memadukan tantangan alam, kekayaan budaya, hingga wisata kuliner, Air Terjun Timbulun di Painan bisa menjadi pilihan perjalanan Anda berikutnya. (NAS/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....