Tiga Geopark Indonesia Berhasil Raih Status Kartu Hijau dari UNESCO
- 02 Mei 2026 00:49 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Tiga kawasan geopark di Indonesia sukses meraih status Green Card atau Kartu Hijau dari pihak UNESCO. Ketiganya adalah Rinjani UNESCO Global Geopark, Toba Caldera UNESCO Global Geopark, dan juga Ciletuh-Palabuhanratu.
Pengakuan internasional ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan pengelolaan kawasan geologi yang berkelanjutan. Pengelolaan tersebut mengutamakan aspek perlindungan alam, pendidikan berkualitas, hingga upaya pemberdayaan masyarakat lokal.
Indonesia kini disebut sebagai negara dengan jumlah UNESCO Global Geopark terbanyak ketiga di dunia. Prestasi ini menunjukkan komitmen besar negara dalam menjaga warisan geologi yang memiliki nilai universal luar biasa.
UNESCO menilai bahwa geopark bukan hanya sekadar penting sebagai sebuah warisan geologi semata. Kawasan tersebut juga berfungsi sebagai pusat pembangunan berkelanjutan serta sarana edukasi bagi publik luas.
Meski meraih apresiasi, UNESCO tetap menyoroti sejumlah tantangan global yang dihadapi oleh pengelola geopark. Beberapa tantangan tersebut meliputi masalah pendanaan, kualitas sumber daya manusia, infrastruktur, hingga akses kolaborasi.
Organisasi dunia tersebut menyatakan kesiapannya untuk terus mendukung pengembangan geopark di seluruh wilayah Indonesia. Dukungan akan diberikan melalui berbagai pelatihan teknis, bantuan pendanaan, serta penguatan jaringan global.
Langkah ini diharapkan mampu memastikan pengelolaan kawasan tetap berjalan secara berkelanjutan dalam jangka panjang. Penguatan jaringan internasional menjadi kunci utama agar geopark Indonesia semakin dikenal oleh masyarakat dunia.
Pemerintah daerah diharapkan terus meningkatkan fasilitas pendukung guna menjaga standar kualitas yang ditetapkan oleh UNESCO. Keberhasilan ini menjadi kado istimewa bagi upaya pelestarian lingkungan dan promosi pariwisata nasional. (MK/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....