Saribu Rumah Gadang Solok

  • 03 Des 2024 10:32 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN Bukittinggi; Kawasan Seribu Rumah Gadang Solok adalah salah satu wisata Budaya di Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan Sumatera Barat. Pesona Seribu Rumah Gadabg Solok, memang sangat mempesona apalagi jika dilihat dari atas menara Songket yang memiiliki ketinggian 25 meter.

Pada tahun 2017 kawasan sebagai kampung Adat Terpopoler di Indonesia. Nama kawasan Nagari Saribu Rumah Gadang pertama kali dicetuskan oleh Meutia Hatta yang saat itu melakukan kunjungan kerja saat itu tahun 2007 sebagai Mentri Pemberdayaan Perempuan di era Presiden waktu itu Bapak Susilo Bambang Yudoyono. Pada tahun 2013 kawasan ini mulai dikelola dan di kembangkan sebagai objek wisata oleh Pemerintah Kabupaten Solok Selatan.

Salah satu rumah gadang yang bernama Rumah Gadang Gajah Maram adalah objek wisata faforit bagi wisatawan yang berkunjung. Di bangun pada tahun 1974, rumah gadang yang dimiliki oleh suku Melayu Buah Anau atau Datuk Lelo Panjang . Sekarang Rumah Gadang Gajah Maram hanya di fungsikan ketika ada upacara Adat, seperti, pengangkatan gelar Datuk, Musyawarah pemangku adat, dan acara kematian.

Dari seluruh rumah gadang yang ada, 125 rumah gadang di antaranya telah di tetapkan sebagai Cagar Budaya oleh Pemerintah Kabupaten Solok Selatan. Rumah Gadang berasal dari Suku Minangkabau. Dalam buku Rumah Gadang dijelaskan bahwa arsitektur Tradisional Minangkabau bahwa bangunan Rumah Gadang merupakan peninggalan tidak tertulis yang sekaligus merupakan ciri dari kebesaran Budaya.

Hal yang paling unik dan khas dari Rumah Gadang bentuk atapnya seperti tanduk kerbau. Atap ini disebut sebagai gonjong yang semakin lancip pada bagian ujungnya.

Sumberberita;kompas.com

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....