Kebun Stawberry "Angah Bancah", Wisata Agro di Nagari Balingka
- 31 Jan 2024 09:06 WIB
- Bukittinggi
KBRN, Agam: Kebun Strawberry "Angah Bancah" menjadi referensi wisata agro ketika berada di Nagari Balingka, di Kecamatan IV Koto, di Kabupaten Agam.
Suwarni, pemilik Kebun Strawberry "Angah Bancah" kepada RRI mengatakan dirinya sudah mengolah areal persawahan menjadi destinasi wisata baru , khususnya agro wisata sejak tahun 2021 lalu, hingga sekarang terus mendapatkan animo pengunjung untuk menikmati berbagai produk olahan berbahan baku buah strawberry, di samping wisatawan dapat mengkonsumi buah yang identik berwarna merah dan berasa asam manis tersebut.
Suwarni bersama suaminya, Darsman mengakui sektor UMKM ini mampu mendatangkan pundi rupiah, sehingga berkebun strawberry menjadi peluang dan prospek menjanjikan untuk pemenuhan kebutuhan rumah tangga.
“disini
kami menjual bibit strawberry, Karung Strawberry( tempat menanam) dan ada
keripik daun strawberry, minuman teh talua strawberry dan sirup strawberry yang
dibuat sendiri,” ujarnya
Dikatakan, dirinya juga akui untuk budidaya tanaman strawberry ini dipengaruhi beberapa faktor serupa cuaca, tanah dan indikator lain. Tanaman Strawberry menjadi busuk disaat musim penghujan, sehingga perlu dipelajari cara bercocok tanam yang diupayakan petani di luar negeri dengan konsep "Green House".
Ia menyebutkan jenis Strawberry yang dirinya usahakan adalah California dan Nideria, dimana karaktersitik buah strawberrynya berukuran sedikit kecil.
Menurutnya, pengunjung dan wisatawan yang hadir ke Kebun Strawberry "Angah Bancah" bukan semata berasal dari daerah di Sumatera Barat, melainkan masyarakat dari sejumlah wilayah dari Provinsi Jambi dan Riau menjadikan kawasan ini sebagai pilihan wisatanya.
"Pengunjung Kebun Strawberry angah bancah ini tidak hanya dikunjungi oleh masyarakat lokal saja tetapi cukup banyak yang berasal dari luar daerah seperti dari Pekanbaru, Jambi, Muaro bungo,Pariaman, pasaman dan payakumbuh. Biasanya mereka datang ke sini pada hari Sabtu dan Minggu,"katanya
Suwarni butuh strategi menyikapi tingginya kunjungan ke kebun miliknya, namun produksi buah Strawberry yang dihasilkannya mengalami penurun sehingga disikapi dengan memasok produksi buah strawberry dari kebun petani lain di daerah sekitar.
Ia menambahkan dirinya sebagai salah satu pelaku UMKM membutuhkan dukungan Pemerintah Kabupaten Agam melalui OPD terkait sehingga usaha yang djalani ini dapat berkembang pesat. Disebutkan, jika budidaya Strawberry dilakukan secara profesional maka mampu dihasilkan buah Strawberry yang berkualitas.
Diketahui, belum lama ini salah satu lembaga Pendidikan Anak Usia Dini dan Taman Kanak-Kanak yang beralamat di Kota Bukittinggi mengajak peserta didiknya mengenali lingkungan alam sekaligus memetik langsung buah Strawberry di Kebun Strawberry "Angah Bancah".
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....