Mengenal Bahder Djohan, Tokoh Pendidikan Indonesia

  • 07 Sep 2026 09:09 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Prof. Dr. (H.C.) dr. Bahder Djohan merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah Indonesia yang dikenal sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada Kabinet Natsir dan Kabinet Wilopo.

Ia lahir di Padang, Sumatera Barat, pada 30 Juli 1902 dan wafat pada 8 Maret 1981. Bahder Djohan berasal dari keluarga Minangkabau, putra pasangan Mohamad Rapal gelar Sutan Boerhanoedin dari Koto Gadang, Agam, dan Lisah dari Alang Laweh, Padang.

Pendidikan Bahder Djohan dimulai di sekolah Melayu Kampung Pondok, Padang, kemudian berlanjut di Payakumbuh, Bukittinggi, dan HIS Padang. Saat bersekolah di Bukittinggi, ia berkenalan dengan Mohammad Hatta yang kelak menjadi sahabat perjuangannya. Pada 1919, ia melanjutkan pendidikan di STOVIA, Batavia, dan menyelesaikan pendidikan kedokteran pada 1927 dengan gelar Indisch Arts.

Pada masa muda, Bahder Djohan aktif dalam pergerakan nasional sebagai salah satu pimpinan Jong Sumatranen Bond. Ia terlibat dalam Kongres Pemuda I dan menyampaikan pidato berjudul “Di Tangan Wanita” yang membahas kedudukan perempuan.

Selain itu, ia juga menjadi bagian dari tokoh yang mempersiapkan pembentukan Palang Merah Indonesia pada 17 September 1945.

Setelah Indonesia merdeka, Bahder Djohan dipercaya menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada Kabinet Natsir periode 1950–1951 dan Kabinet Wilopo 1952–1953. Ia kemudian menjadi Direktur Rumah Sakit Umum Pusat Jakarta yang kini dikenal sebagai RSCM, serta pernah menjabat Rektor Universitas Indonesia sebelum mengundurkan diri pada 1958.

Selain bidang pendidikan dan kesehatan, Bahder Djohan juga memiliki perhatian besar terhadap gerakan kepanduan. Pada 1951, ia menjadi Presiden Kehormatan Ikatan Pandu Indonesia (Ipindo).

Dedikasinya dalam berbagai bidang menjadikan Bahder Djohan sebagai salah satu tokoh nasional yang berpengaruh dalam perjalanan sejarah Indonesia. (ER/YPA)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....