Penggunaan Tepung Singkong Dikembangkan sebagai Inovasi Pemadam Kahurtla
- 02 Sep 2026 09:45 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Tepung singkong menjadi perhatian setelah muncul sebagai salah satu inovasi yang berpotensi membantu penangan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. ggagasan ini mencuat dalam rapat penangan karhutla di Sumatera Selatan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto pada 24 agustus 2026.
Inovasi tersebut sebelumnya disampaikan Kapolri Jendral Listiyo Sigit Prabowo sebagai bahan berbasis tepung ubi atau singkong yang berpotensi digunakan untuk mencegah mapun membantu memadamkan api, terutama pada tahap awal kebakaran. Presiden kemudian mendorong agar inovasi tersebut dikembangkan dan diuji dalam skala lebih besar.
Namun masyarakat perlu memahami bahwa teknologi ini bukan berarti tepung singkong biasa dapat langsung digunakan untuk memadam api. Badan Riset dan inovasi Nasional atau BRIN tengah mengembangkan formulasi yang memanfaatkan pati singkong bersama bahan lainnya.
Dalam formula yang sedang dikembangkan, pati singkong dikombinasikan dengan air, campuran tersebut dirancang agar bahan dapat lebih efektif membasahi dan melapisi vegetasi yang terbakar sehingga membantu menghambat penyebaran api.
Teknologi ini menarik karena dapat menjadi alternatif pendukung dalam penangan karhutla, terutama diwilayah yang membutuhkan metode pemadaman yang lebih efektif. Meski demikian, efektifitas dan keamanannya masih harus melalui berbagai pengujian,baik dilaboratorium maupun di lapangan.
Jika hasil di kembangkan, teknologi berbasis pati singkong diharapkan dapat menjadi salah satu senjata tambahan dalam satu menghadapi karhutla di Indonesia . Inovasi ini juga menunjukan bahwa lokal seperti singkong berpotensi dikembangkan menjadi produk teknologi yang memiliki manfaat lebih luas.
Pengembangan teknologi tersebut menjadi bukti bahwa penangan karhutla membutuhkan berbagai pendekatan, mulai dari pencegahan, deteksi dini hingga inovasi teknologi pemadaman yang aman dan efektif. (RS/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....