Peran Bundo Kanduang Memperkuat Mitigasi Bencana Nagari
- 30 Agt 2026 20:35 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Struktur adat Minangkabau menempatkan posisi perempuan pada derajat yang sangat terhormat dan strategis. Keberadaan Bundo Kanduang memiliki potensi besar untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat di tingkat nagari atau desa.
Novi Fani Rovika, Co Founder Mandeh Institute pada program Selamatkan Alam Bersama Aksi Inspiratif (SABAI) di Programa 4 dan kanal Youtube RRI Bukittinggi menyampaikan sudut pandangnya. Peran tersebut hendaknya tidak sebatas pada pengelolaan urusan adat serta tradisi semata.
| Baca juga: Literasi Anak, "Kunci Membuka Jendela Dunia" |
"Bundo Kanduang ini kan juga bisa masuk ke peran-peran strategis dalam ranah kebencanaan,” jelasnya.
Integrasi pengetahuan adat dan mitigasi modern akan menciptakan mekanisme penyelamatan yang lebih efektif. Bundo Kanduang dapat memimpin edukasi kesiapsiagaan keluarga karena keterikatan emosionalnya yang kuat dengan warga.
Kolaborasi antarlembaga lokal seperti Lembaga Pemberdayaan Masyarakat dan Bundo Kanduang perlu segera diwujudkan. Langkah bersama ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan terkait kebencanaan bagi masyarakat di kawasan rawan bencana.
Fani menjelaskan, kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun sebenarnya telah membekali masyarakat dengan insting penyelamatan mandiri. Penguatan kelembagaan perempuan adat akan memperkokoh protap penyelamatan berbasis komunitas tersebut.
Melibatkan Bundo Kanduang secara aktif menjamin mitigasi bencana berjalan inklusif dan berkelanjutan. Pendekatan berbasis budaya ini memastikan seluruh anggota keluarga terlindungi saat ancaman krisis datang melanda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....