Sulit Bilang “Tidak”? Mungkin Kamu Perlu Belajar Membuat Batasan
- 22 Agt 2026 18:14 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Pernah merasa tidak enak menolak permintaan orang lain, meski sebenarnya sedang lelah? Jika sering mengalaminya, mungkin sudah waktunya belajar membuat batasan yang sehat.
Mengatakan “tidak” bukan berarti kita jahat, egois, atau tidak peduli kepada orang lain. Justru, kemampuan menolak dengan baik menunjukkan bahwa kita memahami kebutuhan dan kemampuan diri sendiri.
Kebiasaan selalu mengiyakan bisa membuat kita kelelahan secara fisik maupun emosional. Apalagi jika kita terus membantu orang lain sambil mengabaikan waktu, tenaga, dan kepentingan pribadi.
Membuat batasan sebenarnya tidak harus dilakukan dengan cara kasar atau menyakiti perasaan orang lain. Kita bisa menyampaikan penolakan dengan kalimat sederhana, seperti “Maaf, kali ini saya belum bisa membantu.”
Jika masih merasa bersalah setelah berkata “tidak”, cobalah mengingat bahwa setiap orang memiliki keterbatasan. Kita tidak harus selalu tersedia hanya karena orang lain membutuhkan bantuan kita.
Batasan juga perlu diterapkan dalam berbagai hubungan, mulai dari keluarga, pertemanan, pekerjaan, hingga lingkungan sosial. Tentukan hal-hal yang membuat nyaman dan tidak nyaman, lalu komunikasikan dengan jelas kepada orang lain.
Memang, belajar berkata “tidak” membutuhkan keberanian dan latihan. Namun semakin sering dilakukan dengan cara yang sehat, kita akan semakin terbiasa menghargai diri sendiri tanpa harus mengabaikan perasaan orang lain.
Menjaga batasan bukan tentang menjauh dari semua orang atau menjadi pribadi yang tidak peduli. Batasan membantu kita membangun hubungan yang lebih sehat karena ada rasa saling menghargai, memahami, dan menghormati kebutuhan masing-masing. (SG/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....