GATI, "Solusi Atasi Fenomena Fatherless di Bukittinggi"
- 16 Jul 2026 10:00 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Fenomena kurangnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan atau fatherless menjadi latar belakang kuat digalakkannya Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) di Kota Bukittinggi.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Bukittinggi, Susiyanti, menegaskan, kehadiran figur ayah sangat krusial bagi tumbuh kembang emosional anak. Absennya peran ini dinilai menjadi pemicu utama kerentanan anak terhadap berbagai perilaku menyimpang.
Susiyanti mengungkapkan, melalui gerakan GATI ini, pihaknya ingin mendobrak stigma bahwa pengasuhan anak hanya menjadi urusan ibu. Selama ini, kelas edukasi di sekolah memang masih didominasi kaum ibu karena rendahnya kesadaran para ayah untuk hadir.
"Jadi, itu melalui gerakan ini, kembali mengingatkan para ayah akan anak-anak ini butuh sosok ayah sebagai sosok positif untuk pertumbuhan emosionalnya," ujarnya, dalam dialog interaktif bersama RRI Bukittinggi.

Susiyanti menjelaskan, gerakan GATI juga menjadi benteng penting di era digital, di mana renggangnya hubungan emosional membuat anak mudah terjebak dalam manipulasi atau love bombing dari predator anak. Susi menambahkan bahwa kesibukan orang tua dengan gawai sering kali mengorbankan kedekatan dengan anak.
"Momen-momen penting waktu terpenting itu terabaikan untuk harusnya kita dekat secara emosional dengan anak," tegasnya.
Oleh sebab itu, melalui payung gerakan GATI, P3APPKB Kota Bukittinggi mengimbau para orang tua untuk kembali membangun komunikasi berkualitas, dan memperkuat sinergi pengasuhan yang seimbang.
Sebagai langkah konkret ke depan, pihak dinas berkomitmen untuk terus menggandeng psikolog ke sekolah-sekolah guna mendukung gerakan ini dan memperkuat pendidikan karakter untuk anak sejak dini. (NAS/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....