Kenapa Banyak Orang Merasa Kehilangan Diri Sendiri

  • 12 Mei 2026 10:23 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Ada masa ketika seseorang merasa hidupnya berjalan begitu saja tanpa benar-benar tahu apa yang sebenarnya diinginkan. Hal-hal yang dulu disukai mulai terasa asing, keputusan lebih sering dibuat demi memenuhi harapan orang lain, dan hari-hari dijalani tanpa rasa terhubung dengan diri sendiri. Kondisi ini membuat banyak orang merasa seperti kehilangan jati dirinya.

Perasaan tersebut sering muncul karena seseorang terlalu lama menjalani hidup berdasarkan ekspektasi lingkungan. Sejak kecil, banyak orang terbiasa diarahkan untuk menjadi pribadi tertentu, mengikuti standar tertentu, dan memenuhi harapan orang-orang di sekitarnya. Lama-kelamaan, seseorang bisa lebih mengenal tuntutan orang lain dibanding memahami dirinya sendiri.

Kesibukan juga menjadi salah satu faktor yang membuat seseorang semakin jauh dari dirinya. Banyak orang terus bekerja, belajar, dan menjalani rutinitas tanpa pernah memberi waktu untuk memahami apa yang sebenarnya dirasakan. Akibatnya, hidup tetap berjalan, tetapi terasa kosong secara emosional.

Selain itu, kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain membuat seseorang semakin sulit mengenali dirinya sendiri. Melihat pencapaian, gaya hidup, dan standar hidup orang lain sering membuat seseorang ikut mengejar hal yang sebenarnya belum tentu sesuai dengan dirinya. Ketika hidup terlalu bergantung pada pengakuan dari luar, rasa kehilangan arah menjadi lebih mudah muncul.

Namun, merasa kehilangan diri sendiri bukan berarti semuanya benar-benar hilang. Sering kali, seseorang hanya terlalu lama mengabaikan kebutuhan dan perasaannya sendiri. Karena itu, memahami kembali apa yang membuat diri nyaman, tenang, dan merasa hidup dapat membantu seseorang kembali terhubung dengan dirinya sendiri. (STP/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....